LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengadakan pelatihan marketing digital serta menyerahkan bantuan berupa laptop dan printer kepada sejumlah kelompok Karang Taruna di PPU.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati PPU ini dilaksanakan pada Jumat (18/10/2024) dan diikuti oleh perwakilan Karang Taruna dari empat kecamatan di PPU.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora PPU, Endang Suharto, menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah bagi Karang Taruna, yang selama ini mungkin belum mendapatkan perhatian yang optimal.
Endang menambahkan, pelatihan dan bantuan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas Karang Taruna dalam mengelola program kepemudaan dan membangun eksistensi mereka di tengah masyarakat.
“Bantuan ini tidak hanya berupa peralatan, tetapi juga bimbingan agar Karang Taruna di PPU dapat lebih aktif dalam kegiatan kepemudaan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain pelatihan, penyerahan laptop dan printer ini diharapkan akan mendukung operasional Karang Taruna dalam menjalankan program-program mereka, terutama yang terkait dengan dokumentasi kegiatan, pelaporan, hingga promosi melalui platform digital. Hal ini disambut antusias oleh para peserta yang hadir, mengingat peralatan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas Karang Taruna.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kusuma, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan para pemuda PPU dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin dinamis, khususnya terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menurutnya, peran pemuda PPU akan sangat penting dalam mendukung pemerintah daerah serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Dengan adanya pemindahan IKN, peran pemuda dituntut agar lebih aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Pelatihan ini adalah langkah awal bagi mereka untuk mempelajari bagaimana memasarkan produk dan ide secara efektif, terutama melalui media digital yang memiliki jangkauan luas,” jelas Agus.
Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai alat untuk memperluas wawasan dan keterampilan. Ia berharap Karang Taruna di PPU dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan daya saing mereka dan menarik lebih banyak kalangan muda untuk turut serta dalam kegiatan positif.
“Karang Taruna harus menjadi motor penggerak dalam mengajak anak muda lainnya berkontribusi melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan positif. Dengan begitu, kita tidak hanya menjadi penonton di kampung halaman sendiri, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.
Peserta pelatihan mengaku sangat antusias dan berterima kasih atas kesempatan ini. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat diaplikasikan untuk mengembangkan usaha dan kegiatan produktif di wilayah masing-masing. Sejumlah peserta juga menyampaikan bahwa bantuan peralatan yang diterima akan mereka gunakan untuk meningkatkan operasional organisasi, baik untuk kegiatan administrasi maupun promosi produk-produk lokal di desa mereka.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menginspirasi para pemuda di PPU untuk lebih mandiri, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman, sekaligus turut berkontribusi dalam membangun daerah yang semakin maju dan sejahtera.(*/ADV/DiskominfoPPU/wan)















