Sabtu, September 12, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Pemkot Balikpapan Mulai Distribusikan 150 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Tahun Ajaran 2026/2027

admin by admin
16 Juli 2026
in BALIKPAPAN, NEWS
47 2
0
Pemkot Balikpapan Mulai Distribusikan 150 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan berfoto bersama peserta didik usai penyerahan simbolis seragam sekolah gratis di SDN 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memulai pendistribusian seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan non formal pada tahun ajaran 2026/2027.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah.

Peluncuran program ditandai penyerahan simbolis seragam sekolah oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud kepada sejumlah peserta didik di SDN 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, kepala sekolah, guru, serta para orang tua siswa yang menyambut baik program bantuan pemerintah.

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak sebagaimana dijamin oleh negara.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh peserta didik dapat bersekolah tanpa terbebani kebutuhan dasar yang seharusnya dapat difasilitasi negara.

“Anak-anak ini sedang mengambil haknya. Negara menjamin setiap warga berhak mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga program ini diberikan kepada seluruh peserta didik,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Balikpapan dalam menjaga agar angka partisipasi sekolah tetap tinggi.

Dengan adanya bantuan seragam, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi orang tua untuk menunda atau menghambat anak-anak mereka masuk sekolah karena persoalan biaya perlengkapan dasar.

Menurut Rahmad, Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program.

Selain penyediaan sarana dan prasarana belajar, pemerintah juga berkomitmen memberikan dukungan langsung kepada peserta didik agar mereka dapat mengikuti proses belajar dengan lebih baik dan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah masih mampu menyediakan tiga jenis seragam sesuai kemampuan anggaran. Namun, ke depan jumlah tersebut diharapkan dapat ditingkatkan seiring membaiknya kondisi keuangan daerah dan meningkatnya kapasitas fiskal pemerintah kota.

“Target kami sebenarnya lima pasang seragam. Semoga kondisi keuangan daerah semakin baik sehingga manfaat yang diterima masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, juga semakin besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik mengungkapkan, pada tahun ini pemerintah menyiapkan sekitar 150 ribu stel seragam sekolah dengan alokasi anggaran mencapai sekitar Rp30 miliar.

Jumlah tersebut disiapkan untuk menjangkau seluruh peserta didik pada jenjang yang menjadi sasaran program, termasuk sekolah formal maupun pendidikan non formal.

Seragam yang didistribusikan meliputi seragam nasional, seragam Pramuka, dan seragam batik bagi peserta didik SD dan SMP.

Untuk jenjang PAUD disediakan seragam batik, sedangkan peserta didik pendidikan non formal menerima seragam nasional dan batik.

Pembagian jenis seragam tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Irfan menjelaskan, proses distribusi dilakukan secara bertahap melalui sekolah masing-masing agar lebih tertib dan mudah dipantau.

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah berharap seluruh peserta didik dapat menerima seragam tepat waktu tanpa harus menunggu terlalu lama setelah tahun ajaran baru dimulai.

Ia juga menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal pemberian pakaian sekolah, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan kesetaraan di lingkungan pendidikan.

Dengan seragam yang sama, seluruh siswa diharapkan dapat belajar dalam suasana yang lebih inklusif tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga.

SDN 009 Balikpapan Utara dipilih sebagai lokasi peluncuran karena dikenal sebagai salah satu sekolah yang berhasil mengembangkan pembelajaran berbasis digital.

Sekolah tersebut merupakan Sekolah Rujukan Google dan menjadi satu-satunya sekolah di Kalimantan Timur yang memperoleh pengakuan tersebut.

Menurut Irfan, transformasi digital di sekolah-sekolah Balikpapan terus diperkuat melalui penyediaan sekitar 2.500 unit Chromebook, papan interaktif, serta layanan internet hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Balikpapan dengan PT Telkom.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain memperkuat digitalisasi pendidikan, SDN 009 Balikpapan Utara juga tengah dipersiapkan untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya integritas, transparansi, dan tata kelola yang baik di lingkungan satuan pendidikan.

Program seragam sekolah gratis ini pun mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu, terutama di tengah kebutuhan pendidikan yang terus meningkat setiap tahun. Bagi sebagian keluarga, biaya seragam kerap menjadi pengeluaran awal yang cukup besar saat memasuki tahun ajaran baru.

Dengan dimulainya distribusi seragam gratis ini, Pemkot Balikpapan berharap kualitas pendidikan semakin merata dan seluruh anak di Kota Balikpapan dapat memulai sekolah dengan lebih percaya diri.

Pemerintah juga menegaskan akan terus mengevaluasi pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas. (*/Fredi Janu/san)

Tags: Pemkot Balikpapan Mulai Distribusikan 150 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Tahun Ajaran 2026/2027
admin

admin

Next Post
Kapal Nelayan Terbalik di Muara Manggar, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Kapal Nelayan Terbalik di Muara Manggar, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 24k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Hak Warga Terancam, 157 Pengembang di Balikpapan Belum Serahkan PSU Perumahan

Hak Warga Terancam, 157 Pengembang di Balikpapan Belum Serahkan PSU Perumahan

8 September 2026
Awalnya Hanya Coba-coba, Indri Kepincut Suzuki XL7

Awalnya Hanya Coba-coba, Indri Kepincut Suzuki XL7

6 September 2026
XL7 Mulai Dilirik Konsumen Kaltim, Suzuki Andalkan Test Drive

XL7 Mulai Dilirik Konsumen Kaltim, Suzuki Andalkan Test Drive

5 September 2026
DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026

Recommended

Hak Warga Terancam, 157 Pengembang di Balikpapan Belum Serahkan PSU Perumahan

Hak Warga Terancam, 157 Pengembang di Balikpapan Belum Serahkan PSU Perumahan

8 September 2026
517
Awalnya Hanya Coba-coba, Indri Kepincut Suzuki XL7

Awalnya Hanya Coba-coba, Indri Kepincut Suzuki XL7

6 September 2026
504
XL7 Mulai Dilirik Konsumen Kaltim, Suzuki Andalkan Test Drive

XL7 Mulai Dilirik Konsumen Kaltim, Suzuki Andalkan Test Drive

5 September 2026
507
DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026
512
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat