Rabu, September 2, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

admin by admin
1 September 2026
in BALIKPAPAN
45 1
0
DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Timur, Sofyan Jufri.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Alokasi kuotaPertaliteuntuk Kota Balikpapan pada 2026 menjadi perhatianDPRD Balikpapan.

AnggotaKomisi IVDPRD Balikpapan,Sofyan Jufri, menilai kuotaPertalite yang disetujui pemerintah pusat sebesar 51.868 kiloliter (KL) perlu mendapat perhatian serius.

Pasalnya, angka tersebut jauh di bawah kebutuhan yang diajukan Pemerintah Kota Balikpapan sebesar 177.039 KL. Artinya, kuota yang disetujui hanya sekitar 29,3 persen dari usulan kebutuhan daerah.

“Kalau melihat angka kuotanya, tentu ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah daerah mengusulkan sekitar 177 ribu KL, tetapi yang disetujui hanya 51.868 KL. Artinya, ada selisih yang cukup besar,” ujarSofyan Jufri.

Menurut Sofyan, persoalan utama bukan hanya mengenai besaran kuota, tetapi bagaimana memastikan kebutuhan BBM masyarakat Balikpapan tetap terpenuhi.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana kebutuhan masyarakat Balikpapan tetap bisa terpenuhi. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkanPertalitekarena kuotanya tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Berdasarkan data Bagian Perekonomian Setdakot Balikpapan, usulan dan realisasi kuotaPertalitemenunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2024, Pemkot Balikpapan mengusulkan kuota sebesar 153.821 KL dan pemerintah pusat menyetujui 136.815 KL.

Setahun kemudian, kebutuhan yang diajukan meningkat menjadi 160.945 KL. Namun, kuota yang disetujui turun menjadi 68.796 KL.

Sementara pada 2026, usulan kembali meningkat menjadi 177.039 KL, tetapi kuota yang disetujui hanya 51.868 KL.

Sofyan mengatakan kondisi tersebut perlu dilihat berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Balikpapan ini kota yang aktivitas masyarakatnya cukup tinggi. Apalagi kita juga punya posisi strategis sebagai kota minyak. Jadi menurut saya, penentuan kuota harus benar-benar melihat kondisi dan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya, selasa (1/9/2026).

Sofyan juga menilai perlu ada kejelasan mengenai dasar penetapan kuotaPertaliteuntuk Balikpapan.

Menurutnya, pemerintah daerah tentu memiliki perhitungan ketika mengusulkan kebutuhan hingga 177.039 KL.

“Kalau pemerintah daerah mengusulkan 177 ribu KL, tentu ada perhitungan dan data yang menjadi dasarnya. Begitu juga dengan angka 51.868 KL yang disetujui, masyarakat juga perlu tahu dasar perhitungannya,” katanya.

Ia berharap pemerintah pusat dan pihak terkait dapat mengevaluasi kembali besaran kuota tersebut apabila dalam pelaksanaannya tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kalau memang kuota yang diberikan tidak mencukupi, ini harus dievaluasi. Jangan sampai persoalan kuota baru dibahas setelah masyarakat mengalami antrean panjang atau kesulitan mendapatkan BBM,” tegas Sofyan.

Sebelumnya, Anggota Komisi IDPRD BalikpapanAndi Arif Agung juga menyoroti rendahnya alokasiPertaliteuntuk Kota Minyak tersebut.

Menurut Andi, kuota 51.868 KL hanya sekitar 37 persen dari usulan 177.039 KL jika menggunakan perhitungan yang disampaikannya. Namun, berdasarkan perbandingan langsung antara angka 51.868 KL dan 177.039 KL, persentasenya sekitar 29,3 persen.

Perbedaan perhitungan tersebut semakin memperkuat pentingnya keterbukaan data mengenai bagaimana kuota BBM bersubsidi ditetapkan.

Bagi Sofyan,DPRD Balikpapanperlu memastikan persoalan tersebut tidak berhenti pada perdebatan angka, tetapi berujung pada kebijakan yang tetap menjamin akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi.

“Kami di DPRD tentu akan melihat persoalan ini dari sisi kepentingan masyarakat. Harapannya, kebutuhan BBM masyarakat Balikpapan bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi kuota ke depan,” pungkasnya.(*/san)

Tags: DPRDBalikpapanPertalite
admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 24k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026
Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

31 Agustus 2026
Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

31 Agustus 2026
Ikhtiar Memohon Hujan, Ratusan Warga dan Prajurit Salat Istisqa

Ikhtiar Memohon Hujan, Ratusan Warga dan Prajurit Salat Istisqa

29 Agustus 2026

Recommended

DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026
506
Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

31 Agustus 2026
509
Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

31 Agustus 2026
506
Ikhtiar Memohon Hujan, Ratusan Warga dan Prajurit Salat Istisqa

Ikhtiar Memohon Hujan, Ratusan Warga dan Prajurit Salat Istisqa

29 Agustus 2026
508
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat