Rabu, September 2, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

admin by admin
31 Agustus 2026
in BALIKPAPAN
45 1
0
Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

Wahyullah Bandung.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pengelolaan layanan transportasi massal Balikpapan City Trans (Bacitra) yang diproyeksikan beralih ke Pemerintah Kota Balikpapan menjadi momentum untuk membenahi sekaligus memperluas sistem transportasi publik di Kota Minyak.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, menilai transportasi massal bukan sekadar layanan tambahan, tetapi bagian penting dari kewajiban pemerintah dalam mengantisipasi pertumbuhan penduduk dan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Transportasi massal itu sebenarnya kewajiban kota untuk disiapkan. Apalagi kalau jumlah penduduk terus bertambah, sarana transportasi umum harus segera disiapkan,” kata Wahyullah saat ditemui, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, keberadaan Bacitra saat ini menjadi fondasi awal bagi Balikpapan untuk membangun sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi. Namun, ketika pengelolaannya nantinya berada di tangan pemerintah daerah, pengembangan armada dan perluasan rute harus menjadi perhatian utama.

Wahyullah menyebut kebutuhan armada saat ini masih menjadi salah satu kendala. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan penambahan bus secara bertahap agar waktu tunggu masyarakat tidak terlalu lama.

“Semakin banyak armada sebenarnya semakin bagus. Terutama bagaimana menjangkau wilayah-wilayah seperti sekolah. Misalnya dari bandara ke SMA 5, mestinya ada bus juga,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar layanan transportasi publik dapat menjangkau fasilitas-fasilitas penting seperti sekolah, puskesmas hingga rumah sakit. Menurutnya, keberadaan angkutan umum yang terintegrasi akan memberikan pilihan bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Namun, Wahyullah menekankan penambahan armada ke depan sebaiknya tidak lagi berorientasi pada bus berbahan bakar minyak. Ia mendorong Pemkot Balikpapan mulai mempersiapkan penggunaan bus listrik.

“Ke depan bus-bus baru seharusnya tidak lagi menggunakan BBM. Harus mulai banyak bus listrik dan menjangkau seluruh wilayah Balikpapan,” jelasnya.

Wahyullah juga menilai Balikpapan dapat belajar dari pengelolaan transportasi massal di Jakarta, khususnya terkait keterlibatan pihak swasta dalam penyediaan armada.

Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak harus menjadi alasan untuk menunda penambahan armada. Skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha dapat menjadi salah satu opsi yang perlu dikaji.

“Tidak semua mungkin bisa dipenuhi pemerintah karena keterbatasan anggaran. Bisa dibuat kontrak dengan pihak swasta, berapa tahun, bagaimana model kerja samanya. Jadi kolaborasi,” katanya.

Skema tersebut, lanjutnya, juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi daerah tanpa sepenuhnya membebani anggaran pemerintah.

“PAD pasti ada peluangnya. Yang perlu dikaji bagaimana biaya penggunaannya seminimal mungkin, sehingga tidak membebani masyarakat,” ujarnya.

Wahyullah menilai tarif menjadi faktor penting agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Karena itu, meskipun pengelolaan Bacitra nantinya beralih ke pemerintah daerah, layanan tersebut tetap harus terjangkau.

“Intinya karcis harus murah. Jangan sampai masyarakat justru tidak mampu menggunakan transportasi umum,” tegasnya.

Wahyullah mengungkapkan, pembahasan mengenai pengembangan transportasi massal sebenarnya telah dilakukan DPRD bersama Dinas Perhubungan Balikpapan. Bahkan, sejumlah kajian teknis terkait kebutuhan armada dan trayek disebut telah tersedia.

“Kalau hasil rapat kami dengan Komisi dan Dinas Perhubungan, kajiannya sebenarnya sudah lengkap. Kapan busnya diadakan, tahun berapa, kemudian trayeknya seperti apa, sudah ada,” ungkapnya.

Menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah kini tinggal menentukan waktu pelaksanaan serta jumlah armada yang akan ditambahkan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran.

Ia menilai kajian mengenai kerja sama dengan pihak swasta juga perlu dilakukan secara serius. Terlebih, model tersebut telah diterapkan dalam pengembangan transportasi massal di kota-kota besar.

“Kalau proposal pemerintah bagus dan menghasilkan skema keuntungan yang sehat, saya rasa itu akan menjadi hal yang menarik,” katanya.

Selain kebutuhan dalam kota, Wahyullah juga menyoroti pentingnya transportasi massal yang mampu menghubungkan Balikpapan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat seiring pembangunan infrastruktur, termasuk koneksi jalan tol yang menghubungkan kawasan IKN dengan Balikpapan.

“Kalau jalan atau jalan tol antara IKN dengan Balikpapan bisa terhubung, koneksi antarwilayah bisa terwujud. Dari IKN bisa melewati Balikpapan Timur, kemudian ke bandara dan pelabuhan,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, pembenahan transportasi massal harus dilakukan sejak sekarang. Jangan sampai pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi berkembang lebih cepat dibanding kesiapan sistem angkutan umum.

“Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak armada yang dibutuhkan. Pada akhirnya ini akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” pungkas Wahyullah.

Ia berharap momentum pengalihan pengelolaan Bacitra kepada pemerintah daerah tidak sekadar mempertahankan layanan yang sudah ada, tetapi menjadi titik awal transformasi transportasi massal Balikpapan yang lebih modern, murah, ramah lingkungan dan terintegrasi.(*/san)

Tags: BacitrabalikpapanWahyullah Bandung
admin

admin

Next Post
Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 24k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026
Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

1 September 2026
Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

31 Agustus 2026
Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

31 Agustus 2026

Recommended

DPRD Balikpapan Usul Bentuk Satgas Cegah Penyalahgunaan BBM

Jatah Pertalite Balikpapan Dipangkas Jadi 29,3 Persen, Kebutuhan Warga Jadi Taruhan

1 September 2026
509
Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

Catat Tanggalnya ! Mahligai Nusantara 2026 Siap Banjiri BSCC Dome dengan Produk UMKM Lokal

1 September 2026
506
Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

Wahyullah : Bacitra Jangan Sekadar Ada, Harus Terintegrasi Jangkau Sekolah

31 Agustus 2026
509
Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

Rotasi AKD Siap Kocok Ulang, NasDem Bidik Kursi Komisi

31 Agustus 2026
506
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat