LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, menyampaikan bahwa penyesuaian struktur perangkat daerah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pernyataan ini disampaikan Taqwa setelah memimpin rapat paripurna pada Senin (4/11/2024), di mana Wali Kota Balikpapan menyampaikan nota jawaban atas pandangan umum fraksi terkait raperda pembentukan dan susunan perangkat daerah.
Dalam rapat tersebut, tujuh fraksi di DPRD Balikpapan memberikan pandangan umumnya, dengan enam fraksi menyatakan persetujuan terhadap raperda tersebut. Dukungan dari mayoritas fraksi ini, menurut Taqwa, menunjukkan urgensi pembaruan struktur perangkat daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Perangkat daerah harus selalu diperbarui dan relevan dengan skala kebutuhan serta prioritas masyarakat,” kata Taqwa. Ia menambahkan bahwa penyesuaian struktur perangkat daerah menjadi krusial terutama seiring adanya pemerintahan baru yang biasanya membawa kebijakan yang berpengaruh pada tata kelola lembaga pemerintahan.
Penyesuaian ini, menurut Taqwa, meliputi berbagai bidang pelayanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, sosial, dan infrastruktur, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja perangkat daerah. Dalam hal ini, DPRD Balikpapan dan Pemkot Balikpapan berkomitmen untuk terus meninjau struktur organisasi, memastikan semua elemen perangkat daerah bekerja sesuai fungsi dan tuntutan masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD Balikpapan juga menyoroti rencana pemekaran kecamatan yang dirasa penting untuk meningkatkan efisiensi layanan. Seluruh kecamatan di Balikpapan saat ini sudah mencapai tipe A, yang dinilai sebagai landasan yang cukup untuk mempertimbangkan pemekaran wilayah. Taqwa menyatakan bahwa pemekaran ini diperlukan untuk memastikan layanan publik dapat diakses lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“Beberapa perangkat daerah lainnya akan disesuaikan dengan skala kebutuhan saat ini, termasuk pemekaran kecamatan yang kini sudah layak dikembangkan,” ujarnya.
Selain itu, penyesuaian tipe rumah sakit yang ada di Balikpapan juga menjadi bagian dari rencana pembaruan ini. Dengan peningkatan tipe rumah sakit, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan di Balikpapan bisa ditingkatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih lengkap dan memadai bagi masyarakat.
Untuk memastikan proses penyesuaian ini berjalan optimal, DPRD Balikpapan akan mengadakan rapat lanjutan dengan Wali Kota Balikpapan. Rapat ini diharapkan menjadi ajang bagi fraksi-fraksi di DPRD untuk memberikan masukan dan jawaban akhir atas penjelasan Wali Kota terkait raperda ini.
Taqwa menekankan bahwa penyesuaian ini bukan hanya upaya menata ulang struktur, tetapi langkah penting dalam menghadapi perubahan sosial dan kebutuhan yang semakin kompleks di Balikpapan. Ia berharap raperda ini dapat menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan publik, terutama pada aspek yang sangat dibutuhkan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan sosial.
“Penyesuaian ini adalah langkah strategis agar perangkat daerah Balikpapan semakin efektif dalam memberikan pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan memiliki dampak positif nyata bagi masyarakat,” ujar Taqwa.
Dengan adanya pembaruan perangkat daerah, DPRD Balikpapan berharap setiap pelayanan dapat berjalan lebih responsif, transparan, dan adaptif, sesuai dengan tantangan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















