LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kota Balikpapan dalam Pandangan Umum Fraksi atas Nota Penjelasan Wali Kota mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan yang digelar di Hotel Grand Senyiur, Senin (6/7/2026).
Pandangan Fraksi Golkar dibacakan oleh juru bicara fraksi, Gasali. Dalam penyampaiannya, Fraksi Golkar mengawali dengan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Balikpapan atas penyampaian nota penjelasan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Selain itu, Fraksi Golkar turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Republik Indonesia yang tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Menurut Fraksi Golkar, tema tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis dan responsif.
Fraksi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri, khususnya yang bertugas di Kota Balikpapan, atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tak hanya itu, Fraksi Golkar juga memberikan penghargaan kepada masyarakat Balikpapan yang dinilai aktif menjaga kondusivitas daerah sehingga mendukung terwujudnya Balikpapan sebagai kota yang nyaman dihuni dalam bingkai Madinatul Iman.
Dalam pandangan umumnya, Fraksi Golkar menyampaikan tiga poin utama terhadap laporan pertanggungjawaban APBD 2025.
Pertama, Fraksi Golkar mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Menurut Fraksi Golkar, capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik.
Kedua, Fraksi Golkar memberikan apresiasi atas meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan sepanjang 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, pertumbuhan ekonomi mencapai 9,32 persen, angka yang dinilai sangat signifikan.
Fraksi Golkar menilai pertumbuhan tersebut didorong oleh kuatnya sektor industri pengolahan dan konstruksi yang menjadi penyumbang terbesar dalam struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Balikpapan. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang masif serta efek berganda dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Capaian tersebut menjadikan Balikpapan sebagai salah satu motor penggerak sekaligus kontributor utama pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Gasali saat membacakan pandangan fraksi.
Ketiga, Fraksi Golkar menilai Pemerintah Kota Balikpapan telah menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang baik melalui keseimbangan antara potensi pendapatan daerah, efisiensi dan efektivitas belanja, serta optimalisasi pembiayaan daerah.
Menurut Fraksi Golkar, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengarahkan belanja daerah pada sektor-sektor yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Menutup pandangan umumnya, Fraksi Golkar menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Balikpapan untuk terus mempertahankan tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta meningkatkan kinerja pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















