Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home DPRD BALIKPAPAN

Fraksi PDIP Minta Pansus Usut Proyek RS Sayang Ibu

admin by admin
6 Juli 2026
in DPRD BALIKPAPAN
45 0
0
Fraksi PDIP Minta Pansus Usut Proyek RS Sayang Ibu

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Balikpapan, Najib, menyampaikan pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna, Senin (6/7/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Balikpapan menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Selain meminta evaluasi terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), fraksi juga mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut persoalan pembangunan Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu di Balikpapan Barat.

Pandangan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Najib, dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 di Hotel Grand Senyiur, Senin (6/7/2026).

Najib mengatakan pembangunan RS Sayang Ibu perlu dievaluasi secara menyeluruh karena proyek tersebut telah mengalami wanprestasi. Menurutnya, pembentukan pansus menjadi langkah penting agar DPRD dapat mengidentifikasi akar persoalan sekaligus merumuskan rekomendasi sebelum proyek dilanjutkan.

“Fraksi PDI Perjuangan secara resmi telah mengusulkan pembentukan Panitia Khusus DPRD Kota Balikpapan untuk melakukan evaluasi pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu secara menyeluruh karena telah terjadi wanprestasi,” katanya.

Selain persoalan rumah sakit, Fraksi PDI Perjuangan menilai masih terdapat sejumlah aspek pengelolaan APBD yang perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya ialah realisasi pajak dan retribusi daerah yang dinilai belum mencapai target. Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diminta lebih maksimal menggali potensi pendapatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Fraksi juga meminta Wali Kota Balikpapan mengevaluasi OPD yang gagal memenuhi target pendapatan maupun OPD dengan realisasi belanja di bawah 90 persen. Setiap perangkat daerah didorong memiliki program yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Di sektor pendidikan, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti masih terbatasnya daya tampung sekolah, kurangnya sarana pendidikan, ketimpangan akses antarkecamatan, hingga kekurangan tenaga pendidik. Pemerintah diminta segera menghadirkan solusi, termasuk memberikan kepastian bagi guru non-ASN.

Persoalan pelayanan air bersih juga menjadi perhatian. Fraksi meminta pembenahan manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan agar lebih profesional, efektif, akuntabel, dan transparan sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

Pada sektor infrastruktur, pemerintah diminta memperbaiki perencanaan pembangunan jalan yang disesuaikan dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Selain itu, sistem drainase yang belum terintegrasi dan minimnya pemeliharaan dinilai menjadi penyebab masih sering terjadinya genangan dan banjir saat musim hujan. Pemerintah juga didorong menyiapkan infrastruktur pendukung konservasi air sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino.

Dalam pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan tetap mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur untuk ke-13 kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Namun, menurut fraksi, capaian tersebut tidak boleh membuat pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah berkurang. DPRD dinilai perlu membentuk panitia kerja (Panja) atau pansus untuk mengawal tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif.

“Selain itu, kami meminta pemerintah meningkatkan penyerapan APBD agar sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) dapat ditekan dan anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Najib.(*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tags: DPRDBalikpapan
admin

admin

Next Post
Fraksi Golkar Puji Tata Kelola Keuangan Pemkot Balikpapan

Fraksi Golkar Puji Tata Kelola Keuangan Pemkot Balikpapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Jadi Sorotan ! MPLS SDN 022 Baltim Diwarnai Siring Retak

Jadi Sorotan ! MPLS SDN 022 Baltim Diwarnai Siring Retak

13 Juli 2026
DPRD Balikpapan Tinjau Sekolah, Pastikan SPMB 2026 Transparan

DPRD Balikpapan Tinjau Sekolah, Pastikan SPMB 2026 Transparan

9 Juli 2026
Budiono Tegaskan Pengawasan ASN Tanggung Jawab Pimpinan

Budiono Tegaskan Pengawasan ASN Tanggung Jawab Pimpinan

6 Juli 2026
Fraksi PKS-PPP Soroti SiLPA dan Lambatnya Proyek Fisik

Fraksi PKS-PPP Soroti SiLPA dan Lambatnya Proyek Fisik

6 Juli 2026

Recommended

Jadi Sorotan ! MPLS SDN 022 Baltim Diwarnai Siring Retak

Jadi Sorotan ! MPLS SDN 022 Baltim Diwarnai Siring Retak

13 Juli 2026
531
DPRD Balikpapan Tinjau Sekolah, Pastikan SPMB 2026 Transparan

DPRD Balikpapan Tinjau Sekolah, Pastikan SPMB 2026 Transparan

9 Juli 2026
501
Budiono Tegaskan Pengawasan ASN Tanggung Jawab Pimpinan

Budiono Tegaskan Pengawasan ASN Tanggung Jawab Pimpinan

6 Juli 2026
501
Fraksi PKS-PPP Soroti SiLPA dan Lambatnya Proyek Fisik

Fraksi PKS-PPP Soroti SiLPA dan Lambatnya Proyek Fisik

6 Juli 2026
502
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat