LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk berhenti merokok.
Ia mengungkapkan, bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah perokok tertinggi di dunia. Merokok memberikan dampak negatif pada kesehatan dan ekonomi, serta berkontribusi pada masalah stunting di keluarga menengah ke bawah, di mana uang yang seharusnya digunakan untuk membeli makanan bergizi seperti telur, daging, dan sayuran malah dibelanjakan untuk rokok.
“Oleh karena itu saya menghimbau dan mengajak masyarakat PPU untuk tidak merokok,” ujarnya pada Selasa (28/5/2024).
Makmur Marbun, yang juga menjabat sebagai Direktur Produk Hukum Daerah di Ditjen Otda Kemendagri, akan memastikan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di PPU menjadi teladan dengan tidak merokok di dalam ruangan, menghilangkan asbak, dan tidak menyediakan ruang merokok di gedung-gedung pemerintahan.
“Semoga cara ini dapat mendorong kita semua mengurangi konsumsi rokok dan bahkan berhenti merokok. ASN PPU harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk tidak merokok,” harapnya.
Sebagai pimpinan daerah, Makmur Marbun menyatakan bahwa PPU telah memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan telah melakukan konsolidasi untuk memastikan pelaksanaan Perda tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) KTR yang akan mengawasi penerapan kawasan tanpa rokok di sekolah, rumah ibadah, transportasi publik, fasilitas kesehatan, dan tempat-tempat lain.
Selain itu, Makmur Marbun meminta agar tidak ada iklan rokok dalam bentuk baliho atau spanduk yang dipasang di jalan utama dalam radius 500 meter dari sekolah di PPU.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak sekolah di PPU, termasuk peran guru dalam hal ini.
“Kami himbau kepada para guru untuk tidak merokok apalagi di dalam gedung area sekolah dan di ruang yang dapat dilihat oleh anak didik. Mudah-mudahan guru-guru kita se Indonesia dapat melakukan hal yang sama. Terimakasih, mari menuju Indonesia Sehat, Indonesia kuat, Indonesia maju tanpa merokok,” tutupnya.(*/ADV/DiskominfoPPU)















