Kamis, April 23, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home NEWS

Menapaki Gunung Tertinggi Ke-3 Di Pulau Jawa (Part – 1)

admin by admin
12 Maret 2023
in NEWS
57 1
0
Menapaki Gunung Tertinggi Ke-3 Di Pulau Jawa (Part – 1)

Basecamp pendakian gunung sumbing.

Share on FacebookShare on Twitter

MAGELANG, lintasraya.com – Tak pernah kubayangkan, pada akhirnya kaki ini bisa melangkah dan mengukir kenangan yang luar biasa di Puncak Sejati Gunung Sumbing. Memang sejatinya, mendaki bukanlah ajang untuk pamer dan keren-kerenan karena telah mampu menaklukkan puncaknya.

Tapi dari pendakian justru banyak pengalaman hidup berharga yang tak bisa dilupakan dan akan selalu menjadi kenangan yang manis sehingga akhirnya akan terkubur ketika jasad dan nyawa telah berpisah. Bukankah tujuan kita dilahirkan di dunia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta ?

Ini merupakan trip kedua saya, setelah gunung Penanggungan pertengahan tahun lalu, Beruntungnya, ini adalah trip yang paling berkesan. Memiliki teman pendakian yang ramah dan membantu adalah salah satu surga dunia bagi pengangum lautan awan seperti saya.

Penasaran dengan cerita perjalanan dari Saya. Yuk, simak ceritanya, Expedisi Pendakian Gunung Sumbing Via Butuh, Kaliangkrik.

Formasi komplit.

Gunung Sumbing memiliki ketinggian 3.371 Mdpl (meter dari permukaan laut), ia menempati urutan ke-2 dalam jajaran gunung-gunung tertinggi di provinsi Jawa Tengah, setelah gunung Slamet (3,428 mdpl) dan gunung tertinggi ke-3 di pulau Jawa, setelah gunung Semeru (3,676 mdpl) dan gunung Slamet.

Letaknya berada di atas kawasan 3 kabupaten sekaligus, yakni Kabupaten Temanggung, Megelang dan Kabupaten Wonosobo, berdekatan dengan gunung Sindoro. Ada beberapa jalur yang bisa dilalui untuk pendakian gunung Sumbing ini, seperti ; Jalur Garung di Wonosobo, Jalur Mangli di Megelang, Jalur Cepit Parakan di Temanggung, Jalur Bowongso di Wonosobo dan jalur Butuh di Magelang.

Nah, kali ini saya memilih Jalur Via Butuh, Kaliangkrik. Jalur Butuh merupakan jalur yang jarang sekali dilalui oleh para pendaki, tergolong sebagai jalur baru yang penuh tantangan juga track-nya yang sedikit sadis.

Namun di samping fakta tersebut, jalur Butuh juga merupakan jalur dengan pemandangan alam yang asri di sepanjang perjalanan, dan merupakan jalur dengan jarak tempuh paling pendek di antara jalur lainnya. Sebab, basecampnya sendiri terletak di dataran yang cukup tinggi, yaitu, yang dikenal Nepal Van Java. Dari basecamp kalian hanya membutuhkan waktu 6-7 jam untuk sampai di puncak sejati.

Perjalanan dari pos 1 menuju pos 2.

Rute Perjalanan Menuju Basecamp Butuh ; Pertama-tama, dari kota mana pun kamu, tujuan kita adalah kota Magelang, kemudian ke arah barat untuk menuju Kecamatan Kaliangkrik. Setelahnya, sesampainya di pasar Kaliangkrik.

Nah, kalo saya dari kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) memilih jalur Surabaya dan lanjut ke kota Magelang, Jateng menggunakan bus cepat.

Tepatnya, Basecamp Butuh di Kecamatan Kaliangkrik di kampung Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Tiba di basecamp saya disambut udara dingin khas lereng gunung, di basecamp terdapat fasilitas musholla, kamar mandi, tempat istirahat dan parkiran yang cukup untuk menampung 100 motor.

Saat berada di basecamp, dianjurkan untuk membayar biaya pendakian sebesar Rp. 25.000, harga tersebut sudah termasuk biaya fasilitas basecamp seperti, tempat tidur, kamar mandi, musalah, WiFi dan bonus 1 buah stiker gunung Sumbing.

Simpang tiga jalur via Mangli.

Nah, expedisi kami pun dimulai. Jumat, 10 Maret 2023, Kali ini saya bersama ayah (Vidy) yang juga sebagai dosen di universitas Mulia. Serta dua senior yaitu, Sandi dan pak Bambang yang akan menemani perjalanan.

Sebelum melakukan pendakian para pendaki wajib diberi pengarahan dan di cek list perlengkapan dan logistik bawaan. Jumlah barang yang dibawa turun nanti harus sesuai cek list yang dibawa naik awal sebelum melakukan pendakian. Begitu juga dengan sampahnya. Jika ada yang kurang satu saja petugas basecamp akan mengenakan sanksi berupa denda sebesar Rp 1.025.000. Hal tersebut dilakukan agar para pendaki tidak sembarang membuang sampahnya di sepanjang jalur dan di atas gunung.

Basecamp – Pos 1 dengan estimasi perjalan 2 Jam ; Di awal perjalanan, dari basecamp menuju ke pos 1 untuk menghemat waktu, kami menggunakan transportasi ojek motor. Tapi jangan salah, ini bukan ojek sembarangan. Karena, rute yang dilalui sangat ekstrim dengan jalur berbatu dan tingkat kemiringan 75 derajat dengan suhu 10 derajat.

Selepas sampai di pos bayangan (ojek). Baru kami melanjutkan perjakan ke pos 1 dengan berjalan kaki. Tepatnya pukul 10.30 WIB. Jalur ini melewati medan bebatuan yang tersusun rapih sehingga menyerupai anak tangga. Pemandangan berupa hamparan perkebunan milik penduduk di sana, terdapat banyak sumber air yang bisa kamu manfaatkan untuk mengisi perbekalan air minum. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di pos 1 adalah sekitar 1 jam.

Menikmati keindahan lautan awan.

“Alhamdulillah, kami sampai di pos 1 dengan waktu 30 menit. Di pos ini ada warung sederhana yang menyajikan buah – buahan segar dan makanan serta minuman ringan,” kata Xavier Ramadhan mahasiswa universitas Mulia Balikpapan ini.

Usai beristirahat sejenak, perjalanan pun dilanjutkan menuju pos 2. Medan selepas pos 1 masih berupa bebatuan yang tersusun rapih, pemandangan mulai memasuki hutan pinus yang lebat dan rimbun, udara semakin yahut, semakin sejuk. Seluruh anggota tubuh mulai bergetar akibat suhu yang semakin dingin. Track ini kami harus mencicipi anak tangga yang tersusun rapi dari batang pohon, lebarnya kurang lebih 3-4 meter. Sepanjang perjalanan menuju pos 2, kami tidak menemukan sumber air.

Estimasi waktu untuk sampai di pos 2 sekitar 1,5 jam perjalanan. Pos 2 merupakan sebidang tanah datar luasnya lebih kurang dari pos 1, mungkin hanya mampu menampung 2 tenda saja. Pos 2 ditandai dengan tiang pipa yang bertuliskan ‘Camp 2’, pemandangan di sini tertutup oleh lebatnya hutan pinus.

Sesuai arahan petugas basecamp sebelum mendaki, di pos 2 ini para pendaki tidak diperbolehkan melakukan aktivitas yang terlalu banyak. Seperti, berkemah, memasak, menyetel musik dengan suara keras dan aktivitas lainnya yang mengganggu. Yah, mungkin sudah tradisinya dan kepercayaan warga sekitar di pos 2 ini sering terjadi hal-hal mistis yang dialami para pendaki jika melanggar arahan tersebut.

“Lumayan hemat 15 menit dari waktu normal, Waktu yang kami tempuh 1 jam 15 menit. Meskipun baju basah kuyup akibat keringat, tapi udara semakin dingin,” kata mahasiswa fakultas hukum ini.

Di Perjalanan menuju pos 3 adalah perjalanan yang sangat asik, medan berbatu kini berubah menjadi tanah, track sangat landai, banyak bonusnya, bahkan di beberapa titik track-nya menurun, vegetasi sedikit terbuka, pemandangan dihimpit oleh semak belukar yang di sela-selanya menampilkan hamparan kota Magelang. Sungguh pemandangan alam yang indah. Di jalur ini pula kami  mendapati beberapa rombongan lain yang akan naik. Kalau yang turun hampir tidak ada.

“Sepertinya di atas sepi deh, karena kita enggak ketemu pendaki yang turun. Ayo lanjut,” kata Sandi, senior yang juga ikut menemani ekspedisi ini.

Di tengah perjalanan, kami melewati sejumlah aliran sungai yang mengair. Sungai ini bisa dimanfaatkan untuk membasuh muka dan mengisi persediaan air kembali. Menurut data, terdapat 9 anak sungai yang Harus dilalui sangat tanda pos 3 sudah dekat. Tapi anehnya, jika dihitung saat pergi dan pulang jumlah sungai ini selalu selilih. Dan itu memang dialami mayoritas pendaki.

Akhirnya, tepat pukul 14.10 WIB, kami pun tiba di pos 3. Dengan kondisi tenaga yang tersisa namun tetap semangat. Seperti sebelumnya, pos 3 ditandai dengan sebuah tiang pipa yang bertuliskan ‘Camp 3’. Pemandangan masih berupa hutan yang sedikit terbuka, tidak jauh dari sana, ada aliran sungai yang terhubung dengan sungai di bawah tadi.

“Ayo gasss, bongkar Carrier (tas), pasang tenda, kita masak,” teriak Sandi, sembari duduk sambil menikmati suasana lautan awan didepannya.

Usai mendirikan tenda dan mengganti pakai, waktunya makan siang sembari menikmati suasana keindahan puncak gunung sumbing dari kejauhan. Dan beristirahat hingga malam pun tiba. Waktunya kita bobo manja, mempersiapkan tenaga untuk summit ke puncak sejati esok hari. Bersambung…!!!

Catatan : (Xavier Ramadhan)

Tags: ExpedisiSumbing
admin

admin

Next Post
Dibalik Keindahan Puncak Sumbing, Ada Sepenggal Kisah Ki Ageng Makukuhan (Part-2 Habis)

Dibalik Keindahan Puncak Sumbing, Ada Sepenggal Kisah Ki Ageng Makukuhan (Part-2 Habis)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 138 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Kebebasan Pers di Kaltim Terancam, Empat Wartawan Direpresi Saat Bertugas

Kebebasan Pers di Kaltim Terancam, Empat Wartawan Direpresi Saat Bertugas

22 April 2026
Meriah dan Kompetitif ! Pekan Olahraga PT Pegadaian 2026 Perkuat Solidaritas Karyawan

Meriah dan Kompetitif ! Pekan Olahraga PT Pegadaian 2026 Perkuat Solidaritas Karyawan

20 April 2026
Uang Dibayar Lunas, Rumah Tak Jelas ! Puluhan Konsumen Geruduk Balikpapan Regency

Uang Dibayar Lunas, Rumah Tak Jelas ! Puluhan Konsumen Geruduk Balikpapan Regency

16 April 2026
Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

15 April 2026

Recommended

Kebebasan Pers di Kaltim Terancam, Empat Wartawan Direpresi Saat Bertugas

Kebebasan Pers di Kaltim Terancam, Empat Wartawan Direpresi Saat Bertugas

22 April 2026
509
Meriah dan Kompetitif ! Pekan Olahraga PT Pegadaian 2026 Perkuat Solidaritas Karyawan

Meriah dan Kompetitif ! Pekan Olahraga PT Pegadaian 2026 Perkuat Solidaritas Karyawan

20 April 2026
504
Uang Dibayar Lunas, Rumah Tak Jelas ! Puluhan Konsumen Geruduk Balikpapan Regency

Uang Dibayar Lunas, Rumah Tak Jelas ! Puluhan Konsumen Geruduk Balikpapan Regency

16 April 2026
512
Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

15 April 2026
508
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat