LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah meningkatkan pelayanan publik, bukan sekadar mengejar target 100 hari kerja. Hal ini disampaikannya saat ditemui usai menghadiri acara buka puasa bersama pada Selasa (4/3/2025).
“Target seratus hari kerja itu sama saja, yang paling penting bagaimana memenuhi kebutuhan pelayanan publik,” ujar Mudyat Noor.
Ia menjelaskan bahwa ada empat sektor utama yang menjadi prioritas pemerintahannya, yaitu kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, dan pemenuhan program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden. Keempat sektor ini dinilai sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat PPU.
“Program unggulan kita dari kesehatan dan pendidikan bisa kita dahulukan, tapi kita masih menunggu efisiensi,” jelasnya.
Menurut Mudyat Noor, efisiensi anggaran menjadi kunci utama dalam percepatan realisasi program-program prioritas tersebut. Oleh karena itu, ia telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk segera merampungkan pembahasan terkait efisiensi.
“Tadi masing-masing SKPD sudah kita minta untuk melakukan rapat terkait efisiensi. Mudah-mudahan dalam seminggu ini selesai, sehingga minggu depan kita bisa menjalankan program yang kita prioritaskan,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penyesuaian dan perbaikan sistem pelayanan publik sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024. Dengan adanya inpres tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat perbaikan dalam berbagai aspek pelayanan masyarakat.
“Setelah efisiensi, kita dimungkinkan untuk melakukan perubahan dan saya minta dipercepat sesuai Inpres Nomor 1. Mudah-mudahan kita bisa melakukan perbaikan secepatnya,” pungkasnya.
Dengan fokus pada peningkatan pelayanan publik, Mudyat Noor optimistis bahwa PPU dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*/ADV/DiskominfoPPU/wan)















