BALIKPAPAN, lintasraya.com – Paripurna DPRD Balikpalan ke lima, masa sidang 1 tahun 2022 masih berlangsung secara virtual.
Kali ini tentang penyampaian penjelasan Walikota Balikpapan tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota terhadap realisasi APBD tahun 2021.
Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari bersama Walikota Balikpapan melalui virtual. Disaksikan anggota DPRD kota Balikpapan, serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Balikpapan.
Subari menyampaikan, Ini penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota terhadap realisasi APBD tahun 2021. Serta Mengkritisi dan menelaah semua apa yang disampaikan dalam program kerja tahun 2021. Selanjutnya akan diawasi di lapangan.
“Setelah penyampaian ini akan ada lanjutan paripurna dari pandangan fraksi,” ujar Subari, Selasa (12/4/2022).
Tentang penyerapan program 2021, saat ini rata – rata hampir mencapai 80-90 persen dan untuk anggaran juga sudah cukup. Sebagai kota penyangga Ibukota Negara (IKN) nantinya, maka pemerintah wajib segera berbenah untuk melakukan persiapan mulai dari infrastruktur, pendidikan, sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi warga kota Balikpapan.
Walau Balikpapan masih bergelut pada persoalan klasik seperti banjir yang menjadi pekerjaan rumah paling utama untuk diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
“Karena memang ada sekitar 40 persen titik banjir yang belum bisa dikendalikan. Sebenarnya pemkot sudah membuat berbagai perencanaan sebagai antisipasi banjir. Namun hal itu juga berhadapan dengan kendala pembebasan lahan,” ungkapnya.
Selain persoalan banjir, menurut Subari, pihaknya juga masih menanti solusi dari Walikota Balikpapan terkait keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Salah satu rencana yang disampaikan Walikota Balikpapan terkait pemberian subsidi bagi siswa asal Balikpapan yang masuk sekolah swasta.
“Masih masalah klasik pendidikan. Kita kekurangan ruang kelas tapi di sisi lain kita juga harus menyesuaikan ketersediaan anggaran untuk membangun sekolah. Wacana subsidi siswa di sekolah swasta tahun depan kami pikir cukup bagus,” tandasnya.(*/wan)















