LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pencarian seorang penumpang KM Bukit Siguntang yang hilang di Perairan Balikpapan akhirnya membuahkan hasil.
Setelah tiga hari operasi, Tim SAR Gabungan menemukan Orip Arudin Tunmuni (33) dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu 15 Agustus 2026.
Orip sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh atau melompat dari KM Bukit Siguntang saat kapal berlayar dari Balikpapan menuju Parepare pada Kamis 13 Agustus 2026.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.23 Wita di sekitar Buoy 9, Perairan Balikpapan.
Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan sekitar pukul 05.40 Wita dari Kepanduan Balikpapan melalui komunikasi radio.
“Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” kata Endrow, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Pada hari ketiga, tim membagi operasi menjadi dua sektor dengan cakupan sekitar 247 NM².
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.35 Wita, korban ditemukan sekitar 1,4 kilometer ke arah barat laut dari titik kejadian yang diperkirakan.
“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Endrow.
Korban selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR. Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur yang terlibat melakukan debriefing sekitar pukul 11.20 Wita.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan kemudian diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Balikpapan, Satpolairud Polda Kaltim, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Satbrimob Polda Kaltim, KPLP Balikpapan, BPBD Balikpapan, Polsek KP3, Coast Guard KSOP Balikpapan, PT Pelni Balikpapan serta unsur terkait lainnya.
Pencarian didukung berbagai sarana, mulai dari Rescue Car, RBB Basarnas, speedboat, kapal KPLP dan kapal pandu hingga peralatan SAR air, selam, komunikasi dan medis.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah terlibat dalam pencarian hingga proses evakuasi korban. (*/jan)














