LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) memastikan pengembangan Pasar Induk Km 5, Graha Indah, Balikpapan Utara, akan tetap berjalan.
Saat ini, revisi terhadap Detail Engineering Design (DED) tengah dipersiapkan untuk memastikan perencanaan yang lebih matang sebelum pelaksanaan pembangunan pada 2025.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa anggaran untuk penyusunan DED telah dialokasikan dalam APBD tahun ini. Revisi DED diperlukan karena terdapat sejumlah penyesuaian setelah dua tahun berjalan.
“DED yang sebelumnya telah disusun perlu diperbarui agar sesuai dengan kondisi terkini. Revisi ini mencakup berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan fisik di lapangan,” ujarnya kepada awak media.
Haemusri menegaskan bahwa pembaruan DED ini bertujuan agar pembangunan pasar induk dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan pasar induk nanti benar-benar memenuhi harapan warga Balikpapan,” tambahnya.
Sementara itu, Komisi II DPRD Kota Balikpapan telah melakukan survei langsung ke lokasi yang direncanakan untuk pembangunan pasar induk.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menyebutkan bahwa lahan seluas minimal dua hektare di Km 5 dinilai memadai untuk pengembangan.
“Kami sudah meninjau lokasi dan melihat potensi yang ada. Pasar induk ini memang diperlukan untuk mendukung perekonomian masyarakat,” kata Fauzi.
Lebih lanjut, DPRD Balikpapan juga berencana melakukan kajian lebih mendalam dengan melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta kementerian terkait di Jakarta.
Kajian ini bertujuan untuk menyusun konsep pembangunan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa pasar induk ini dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pelaku usaha,” jelasnya.
Selain itu, Fauzi juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan pasar induk ini.
“Kami mengajak warga untuk memberikan masukan atau referensi terkait konsep pasar induk yang ideal, agar pembangunan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkasnya.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















