LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Lomba kartu sambung tulang atau yang populer dikenal dengan sebutan “song”, turut meramaikan rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di RT 06 Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, kota Balikpapan.
Lomba yang diselenggarakan untuk masyarakat umum di wilayah Balikpapan Timur ini, bertujuan sebagai sarana mempererat silaturahmi warga pesisir se-Balikpapan Timur.
Dalam pertandingan ini, sebanyak 65 partai mengikuti perlombaan. Setiap partai terdiri dari empat pemain, sehingga total peserta mencapai 260 orang. Secara teknis, Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan hadiah jutaan rupiah bagi pemenang, termasuk perebutan juara pertama.
Diketahui, terselenggaranya seluruh kegiatan tersebut merupakan support dan dukungan dari Anggota DPRD Kota Balikpapan daerah pemilihan Balikpapan Timur, Sofyan Jufri, S.H., yang dijuluki “lebah timur”, sekaligus merupakan Sekretaris DPC PKB Balikpapan.
Sofyan mengatakan, lomba song tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan antarwarga pesisir di Balikpapan Timur.
“Jangan dilihat siapa yang mensponsori, tetapi lihat kebersamaan. Ini menjadi sarana untuk merajut tali silaturahmi kita, satu keluarga, satu rumpun warga pesisir se-Balikpapan Timur,” kata Sofyan, Jumat (21/8/2026) malam.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin masyarakat. Kesibukan masing-masing warga, kata dia, terkadang membuat hubungan sosial menjadi renggang sehingga diperlukan ruang bersama untuk kembali berkumpul dan mempererat persaudaraan.
Sofyan juga mengajak seluruh peserta yang berasal dari Manggar, Manggar Baru, Lamaru hingga Teritip untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
“Selamat bertanding kepada saudara-saudaraku, keluarga-keluargaku, baik dari Manggar, Manggar Baru, Lamaru dan Teritip. Kita junjung sportivitas,” ujarnya.
Ia berharap permainan song atau sambung tulang dapat terus berkembang dan menjadi salah satu permainan yang dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional.
“Harapannya permainan song ini bisa menjadi salah satu olahraga yang populer di tingkat nasional, seperti domino,” katanya.
Selain lomba song, rangkaian kegiatan di RT 06 Lamaru juga diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti jalan santai dan perlombaan anak-anak.
Sofyan mengapresiasi panitia dan masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Ia juga memberikan perhatian terhadap kelompok sosial Tim Buntu yang disebutnya telah aktif selama tujuh tahun dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat.
“Tim Buntu sudah tujuh tahun umurnya. Memang namanya Buntu, tetapi hari ini menjadi apresiasi bagi saya sebagai anggota DPRD bahwa Tim Buntu tidak mengharapkan bantuan pemerintah, tetapi kegiatannya sudah berlangsung tujuh tahun dan aktif dalam kegiatan sosial,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT 06 Kelurahan Lamaru, Indo Wero, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun mendatang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua keluarga saya dari Manggar, dari Teritip, dan seluruh warga RT 06 yang berpartisipasi dan hadir dalam acara lomba song yang disponsori oleh Bapak Dewan kita, Sofyan Jufri,” ujar Indo Wero.
“Banyak terima kasih atas kontribusinya. Mudah-mudahan tahun depan kita laksanakan lagi,” sambungnya.
Indo Wero menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi warga untuk berkumpul, berinteraksi dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan tingginya antusiasme peserta, lomba song di RT 06 Lamaru diharapkan tidak berhenti sebagai pertandingan semata, tetapi berkembang menjadi tradisi masyarakat yang mampu memperkuat persaudaraan sekaligus memperkenalkan permainan tradisional tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.(*/San)














