LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Momentum Hari Santri Nasional 2024 dijadikan sebagai tolok ukur kemajuan santri di Indonesia. Anggota DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi, menekankan pentingnya peringatan ini untuk memperkuat peran santri dalam masyarakat.
Ia berharap kontribusi santri semakin dirasakan secara konkret di berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, dan budaya.
“Yang terpenting, santri harus tetap terhubung dengan semangat Islam Ahli Sunah wal Jamaah. Kami berharap kontribusi santri di masyarakat semakin nyata,” ungkap Iwan dalam pernyataannya.
Iwan menjelaskan bahwa jumlah pondok pesantren di Kota Balikpapan terus meningkat dan berkembang pesat. Menurutnya, peran pesantren dalam membentuk pemimpin-pemimpin bangsa sangat signifikan. “Banyak pemimpin kita yang berasal dari pesantren, menunjukkan bahwa santri memiliki peranan penting dalam masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa santri merupakan kekhasan yang dimiliki Indonesia dan menjadi kebanggaan dalam pembentukan karakter sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global. “Santri memiliki potensi untuk berkontribusi dalam skala yang lebih luas, dan mereka harus diberdayakan untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam pembangunan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam konteks ini, Iwan berharap agar peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya dijadikan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan sinergi antara santri dan masyarakat. Ia menyerukan semua pihak untuk bersama-sama mendukung inisiatif dan program yang memfasilitasi peran santri, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial.
Dengan demikian, peringatan ini diharapkan dapat semakin menguatkan sinergi antara santri dan masyarakat, sehingga keberadaan mereka semakin dirasakan dan dihargai. Iwan percaya bahwa dengan dukungan dan kerjasama yang baik, santri dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















