PENAJAM, lintasraya.com – Warga Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menolak rencana pembangunan batu bara oleh PT Kaltim Jaya Mandiri (KJM).
Kamis (8/9/2022) di Gedung Serba Guna Kantor Desa Labangka Barat, PT KJM menggelar sosialisasi rencana aktivitas tambang batu bara bersama dengan warga Desa Labangka Barat. Namun pada sosialisasi tersebut ratusan warga desa setempat yang hadir kompak menolak aktivitas tambang di daerah mereka.
Ratusan warga menolakan aktivitas di desa mereka lantaran khawatirkan jika aktivitas itu akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Mereka mempengaruhi akan mempengaruhi lahan pertanian dan tambak ikan di wilayah mereka.
Menanggapi persoalan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Zaenal Arifin mengaku mendukung apa yang menjadi keputusan warga setempat untuk menolak rencana penambangan di Desa Labangka Barat.

“Jika warga Desa Labangka menolak rencana penambangan batu bara yang dilakukan oleh PT KJM, tentu kami sangat mendukung warga setempat,” kata Zainal, Senin (12/9/2022).
“Menurut saya Itu keputusan yang tepat, karena aktivitas tambang dikhawatirkan akan berdampak pada lahan pertanian dan tambak ikan di desa Labangka Barat dan sekitarnya, hal ini akan merugikan warga,” tambahnya.
Zainal Arifin meminta kepada PT KJM untuk tidak memaksa melakukan penambangan batu bara. Sebab, warga desa Labangka Barat sudah menolak rencana tersebut.
“Jika warga sudah menolak, sebaiknya jangan dilanjutkan,” ujarnya. (*/ADV/wan)















