BALIKPAPAN, lintasraya.com – Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan berpotensi kepada refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan Tahun 2022 untuk anggaran penanggulangan Covid-19.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari mengatakan, hingga kini, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait rencana refocusing kembali anggaran APBD 2022.
“Hingga kini belum ada arahan dari Pemerintah Pusat. untuk refocusing APBD di tahun ini,” jelasnya, Rabu (23/2/2022).
Menurut Subari, meski terjadi lonjakan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan ini, tingkat ancaman yang ditimbulkan berbeda dengan yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Karena varian omicron ini, tidak seberapa begitu berbahaya, sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi.
“Masyarakat tidak perlu panik, varian omicron ini berbeda dengan sebelumnya. Meskipun jumlah kasusnya cukup tinggi, tapi tingkat bahayanya masih rendah,” (*/wan)















