LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 akan kembali fokus pada beberapa sektor utama, seperti penanganan banjir, peningkatan pendidikan, dan penyediaan air bersih.
Terutama penanganan banjir tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Balikpapan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menuturkan, pihaknya telah mengecek beberapa lokasi. Salahsatunya ialah wilayah hulu Sungai Ampal guna pembangunan bozem baru, serta normalisasi sungai di bagian hilir.
Sementara, pada sektor penyediaan air bersih, pemkot berencana meningkatkan kapasitas produksi air bersih dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Pihaknya juga tengah mengeksplorasi alternatif pasokan air baku yang dapat diambil dari Sungai Mahakam.
“Air Sungai Mahakam ini juga untuk memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat,” beber Bagus. Pihaknya bersama para stakeholder sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi membahas rancangan awal rencana RKPD 2026.
Stakeholder tersebut antara lain Bappeda Litbang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD Kota Balikpapan, akademisi, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, juga pemangku kepentingan lainnya.
“Berbagai pihak ini bertujuan untuk memberikan masukan dari berbagai sudut pandang, dalam menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih baik,” ujarnya.
Selanjutnya di sektor pendidikan, ia menekankan pentingnya penambahan jumlah sekolah, khususnya untuk jenjang SMP dan SMA. Selain itu Pemkot Balikpapan juga berupaya memperoleh dukungan anggaran dari bantuan keuangan provinsi. “Bantuan anggaran dari provinsi ini yang akan mendukung pembangunan sektor pendidikan tersebut,” ujar Bagus.
Pemerintah Kota Balikpapan juga berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada kunjungan kerja beber waktu lalu terkait bantuan keuangan provinsi untuk Kota Balikpapan pada tahun 2026.
Bagus berharap, dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat realisasi kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin Balikpapan menjadi kota yang nyaman dihuni, dengan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat,” harapnya.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















