LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dalam upaya memperluas deteksi dini HIV di Balikpapan Timur, Puskesmas Manggar menekankan pentingnya tes HIV bagi seluruh masyarakat, tidak hanya bagi kelompok berisiko tinggi.
Hal ini sejalan dengan panduan kesehatan nasional dan internasional yang telah menetapkan bahwa setiap orang dewasa dan remaja dianjurkan menjalani tes HIV setidaknya sekali seumur hidup, meskipun merasa tidak memiliki risiko.
Nurminingsih, Pranata Laboratorium Penyelia dan Pemegang Program HIV Puskesmas Manggar, menjelaskan bahwa rekomendasi ini penting untuk memastikan setiap individu mengetahui status kesehatannya sejak dini.
“Kami mengikuti panduan nasional dan internasional. Semua orang dewasa dan remaja dianjurkan tes HIV minimal sekali dalam hidup, bahkan jika mereka merasa tidak berisiko,” jelasnya, Senin 17 November 2025.
Ia menambahkan bahwa tes HIV bukan hanya untuk mereka yang memiliki perilaku berisiko tinggi, tetapi juga untuk ibu hamil, calon pengantin, maupun masyarakat umum yang ingin memastikan kondisi kesehatannya.
Deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan lebih lanjut.
Terkait prosedur pemeriksaan, Puskesmas Manggar menyediakan alur yang mudah dan cepat. Bagi pasien BPJS, pendaftaran bisa dilakukan secara online, kemudian pasien dapat langsung menuju poli VCT sesuai jadwal.
Sementara itu, pasien umum hanya perlu datang ke puskesmas dan mendaftar di bagian pendaftaran dengan membawa KTP, lalu memilih layanan poli VCT.
“Setelah mendaftar, pasien akan diarahkan langsung kepada pemegang program, dalam hal ini saya sendiri sebagai tenaga laboratorium. Jadi prosesnya cepat, pasien langsung mendapatkan pelayanan, mulai dari pemeriksaan, konseling, hingga edukasi terkait HIV dan IMS,” ujar Nurminingsih.
Dengan alur yang disederhanakan dan pelayanan terintegrasi, Puskesmas Manggar berharap masyarakat semakin mudah dan tidak ragu untuk melakukan tes HIV.
Edukasi dan konseling yang diberikan juga bertujuan mengurangi stigma, sehingga lebih banyak warga bersedia mengetahui status kesehatannya tanpa rasa takut ataupun malu.
Puskesmas Manggar menegaskan bahwa semakin dini seseorang melakukan tes, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan dan semakin efektif upaya pencegahan penularan dalam komunitas.
Tes HIV kini bukan lagi sekadar kebutuhan kelompok tertentu, tetapi bagian dari komitmen bersama membangun masyarakat yang sehat dan terlindungi. (*/ADV/jan)















