BALIKPAPAN, lintasraya.com – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mempertanyakan banyaknya lahan proyek pemerintah yang bermasalah.
Di antaranya lahan Rumah Sakit Balikpapan Barat yang saat ini tengah menghadapi gugatan sengketa dari masyarakat di Pengadilan Negeri Kota Balikpapan.
Tak hanya itu, maslaah lainnya seperti lahan proyek pembangunan SMPN 25 Balikpapan Barat yang masih dipertanyakan ganti ruginya oleh masyarakat. Hingga ganti rugi lahan Stadion Batakan Balikpapan yang menjadi salah satu temuan pemeriksaan laporan keuangan tahun 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Kami sebagai pengawasan selalu mengingatkan, jangan dikerjain dulu sebelum tuntas persoalannya. Mungkin pandangan dari BPKAD lahan tersebut dianggap sudah clear tapi yang menjadi pertanyaan adalah kenapa kemudian di belakangan hari ada masyarakat yang menuntut,” katanya, Jumat (26/8/2022).
Ia menyampaikan agar pemerintah menerapkan mekanisme dan metodologi dalam melakukan langkah-langkah untuk memulai tahapan pembangunan dengan melibatkan sejumlah pihak diantaranya dengan harus melalui kajian baik aspek Amdal Lalin, termasuk kegiatan untuk melakukan sosialisasi di lapangan.
“Ketika dilakukan sosialisasi maka akan muncul sebenarnya siapa pemilik lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan ini,” ujarnya.
Sehingga ketika ditemukan permasalahan di lapangan, agar lahan yang dipergunakan dibebaskan terlebih dahulu baru bisa dilakukan pembangunan. Hal ini merupakan agar kegiatan yang dilakukan tidak merugikan masyarakat serta menjadi berlarut-larut.(*/wan)















