BALIKPAPAN, lintasraya.com – Ketiga kalinya, Diskusi antar jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Explorer Camping (JEC) yang digelar di Pantai Segara Sari Manggar, membuahkan sejumlah masukan atau usulan bagi anggota DPRD Balikpapan.
“Dari diskusi ringan yang kita laksanakan ini membuahkan sejumlah masukan atau usulan bagi anggota DPRD Balikpapan, yang seharusnya hadir. Tentunya, masukan atau usulan dari diskusi ini, kami harapkan bisa diaplikasikan untuk pembangunan kota,” kata Sandy, Ketua Panitia Kegiatan JEC Balikpapan, Sabtu (18/02/2023) malam tadi.
Menurut Sandy, sejumlah masukan dari para jurnalis yang nantinya diberikan kepada anggota DPRD Balikpapan, yakni, perlunya pembangunan jembatan Manggar Sari menjadi dua sisi. Sebab, saat ini sudah dianggap tidak layak karena kondisinya kecil dan harus dilakukan pelebaran jembatan atau pembangunan jembatan baru.
Mengingat, jembatan di sepanjang Jalan Mulawarman, mulai jembatan Sepinggan hingga Jembatan Manggar saat ini sudah lebar dan terbangun dua sisi jembatan yang difungsikan sebagai jalur pemisah bagi kendaraan yang berlawanan arah.
“Ini menjadi masukan kita buat anggota DPRD Balikpapan, khususnya Pak Subari, sebagai narasumber kemarin malam namun berhalangan hadir. Karena, melihat kejadian kemarin (anak tenggelam, red), jembatan hanya bisa dilewati kendaraan saling bergantian hingga terjadi kemacetan yang cukup panjang,” ungkap Sandy.
“Kasihan warga yang memiliki keperluan mendesak seperti dari Samarinda mau ke Bandara Sepinggan Balikpapan ataupun dari arah sebaliknya, yang mau masuk ke Jalan Tol, terpaksa harus bersabar menunggu berjam-jam karena terjebak macet. Ini harus jadi perhatian,” imbuhnya.
Selain pembangunan jembatan Sungai Manggar Sari, pelebaran Jalan Mulawarman pun menjadi topik diskusi. Apalagi kawasan tersebut kerap macet akibat efek dibukanya Jalan Tol Balikpapan -Samarinda. Ditambah lagi dengan bertambahnya penduduk di Balikpapan akibat adanya proyek nasional RDMP dan pembangunan IKN.
“Pelebaran jalan yang sudah dilakukan pemerintah, nyatanya tidak juga bisa mengatasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Masukan kami adalah Jalan Mulawarman harus dilakukan pelebaran lagi, agar bisa dijadikan dua jalur,” ujar Sandy.
Tak kalah penting, kata Sandy, pengembangan objek wisata Pantai Segara Sari Manggar harus terus dilakukan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain sebagai lokasi wisata pantai, Pantai Manggar juga bisa promosikan sebagai lokasi perkemahan. Sebab, berdasarkan pantauan JEC Balikpapan, setiap malam weekend pantai Manggar ramai pengunjung untuk berkemah.
“Peluang Ini juga harus dipantau oleh dinas terkait, agar meningkatkan PAD Kota Balikpapan dari sektor pariwisata,” harap Sandy.
Hasil diskusi personel JEC Balikpapan ini juga menghasilkan sejumlah masukan lainnya diantaranya tentang rencana pembangunan rumah sakit di wilayah Balikpapan Timur, peningkatan ekonomi, infrastruktur, persoalan lahan warga khususnya Embung Aji Raden serta lainnya.
“Besar harapan kami, hasil diskusi yang dilaksanakan JEC Balikpapan ini dapat membantu atau memberikan masukan bagi legislatif dan eksekutif Balikpapan untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi Kaltim maupun ke Pemerintah Pusat sebagai kepanjangan tangan masyarakat Kota Beriman,” tutup Sandy.
Seperti diketahui, dalam rangka membangun kota Balikpapan, JEC Balikpapan ikut berperan aktif dengan mengadakan diskusi ringan bersama para tokoh di Kota Minyak seperti anggota DPRD Balikpapan, tokoh masyarakat, tokoh pengusaha, swasta serta lainnya.
Diskusi kali ini, merupakan diskusi kali ketiga yang digelar JEC di kawasan Pantai Manggar Balikpapan. Diskusi sebelumnya mengundang Suryani, anggota DPRD Balikpapan dari Partai Golkar dan Budiono, Wakil Ketua DPRD Balikpapan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan. (*)















