LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat telah rampung disalurkan kepada warga Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat. Bantuan tersebut diberikan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Lurah Baru Ulu, Abas S.Pd, mengatakan setiap warga yang tercatat sebagai penerima mendapatkan bantuan sebanyak tiga karung beras untuk kebutuhan selama tiga bulan tersebut.
“Sudah selesai semua dibagikan. Warga datang sesuai undangan, kemudian datanya dicek melalui aplikasi. Kalau sudah sesuai, bantuan langsung diberikan,” kata Abas, Selasa (6/10/2026).
Menurut Abas, proses penyaluran dilakukan secara terdata untuk memastikan bantuan diterima warga yang memang masuk dalam daftar penerima. Warga yang datang terlebih dahulu mencocokkan data melalui sistem yang digunakan petugas di lapangan.
Setelah data dinyatakan sesuai, bantuan beras langsung diserahkan kepada penerima. Proses tersebut melibatkan tim di lapangan agar pembagian berjalan tertib dan sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan.
Abas menyebut bantuan pangan tersebut cukup membantu masyarakat, terutama warga yang membutuhkan tambahan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
“Harapan kami program seperti ini bisa ada lagi tahun depan karena memang membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia berharap program bantuan pangan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut pada tahun berikutnya. Menurutnya, bantuan dalam bentuk beras memiliki manfaat langsung karena dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pokok.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, masyarakat Kelurahan Baru Ulu juga mendapatkan bantuan melalui program Cadangan Pangan Pemerintah Kota (CPPG).
Namun, bantuan CPPG tersebut menyasar kelompok masyarakat tertentu. Di antaranya ibu hamil, ibu menyusui, serta anak yang terindikasi mengalami stunting.
Sementara itu, terkait jumlah pasti penerima bantuan beras dari pemerintah pusat, Abas mengatakan pihak kelurahan masih melakukan pengecekan kembali terhadap data penerima.
“Untuk jumlah penerimanya masih kami cek lagi datanya,” pungkasnya.(*/ron)














