LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur (Kaltim) sudah bertolak menuju Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Puluhan atlet disabilitas bakal berlaga di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 6-13 Oktober 2024 mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), AA Bagus Saputra Sugiarta menyambut baik hal tersebut.
“Terkait Peparnas, kesiapan atlet dari sisi pemusatan latihan itukan hanya dua minggu. Dan itu saya rasa agak kurang, dalam persiapan menuju Peparnas ini,” kata Bagus, belum lama ini.
Peparnas yang sedang berlangsung di Kota Solo ini, diharapkan bisa membawa angin segar dalam prestasi atlet disabilitas Kaltim.
“Paling tidak kita dengan pemusatan latihan daerah yang hanya dua pekan itu, saya berharap para atlet dan pendamping bisa menyesuaikan keadaan,” tuturnya.
Dia juga mengharapkan para atlet bisa meraih medali di Peparnas 2024 ini. Meski hanya sempat berlatih dua pekan, Bagus optimis atlet disabilitas Kaltim mampu.
“Saya yakin, optimis lah medali, kita jangan pesimis kan. Optimis kita bisa mendulang prestasi, bisa mengharumkan nama Kaltim,” imbuhnya.
“Jangan itu sebagai patah semangat, optimis lah kita menghadapi itu,” lanjutnya.
Meski hanya dua pekan, Bagus mengaku atlet disabilitas Kaltim sama sekali tak mengeluh pada pihaknya.
“Saya rasa para atlet itu, mungkin berlatih secara mandiri. Dari instansi atau dari timnya secara mandiri, maka dari itu kami optimis lah bisa mendulang prestasi dan masuk juara umum,” jelasnya.(*/ADV/anr/wan)















