LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan di kota ini, terutama seiring meningkatnya jumlah penduduk dengan status Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Ketahanan pangan di Balikpapan adalah hal yang terus kami dorong agar tetap terjaga. Kami ingin memastikan ketersediaan dan distribusi pangan di daerah ini tetap aman,” ungkap Najib, Rabu (23/10/2024).
Najib mengingatkan bahwa ketersediaan pangan di Balikpapan masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ia mengusulkan pembangunan fasilitas cold storage, yang dirancang khusus untuk menyimpan bahan pangan pokok. Fasilitas ini diharapkan dapat memperpanjang masa simpan bahan pangan dan mengurangi kerugian akibat pembusukan.
“Kami juga akan memperhatikan distribusi transportasi agar pangan dari luar daerah dapat masuk ke Balikpapan dengan baik,” tambahnya, menekankan pentingnya infrastruktur untuk mendukung ketahanan pangan.
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Najib mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk bercocok tanam sayuran. Ia mengajak warga untuk mempertimbangkan pemeliharaan ikan yang dapat dikonsumsi sehari-hari, sebagai langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan pada pasokan luar.
“Menanam cabai dan memelihara ikan di pekarangan rumah dapat menjadi solusi. Ini sejalan dengan arahan ketua umum kami mengenai ketahanan pangan,” tutup Najib, optimis bahwa langkah-langkah ini dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat Balikpapan.
Dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan, Najib berharap Balikpapan dapat menghadapi tantangan lonjakan penduduk dan perubahan dinamika sosial dengan lebih baik.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















