LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, menegaskan pentingnya menjaga wawasan kebangsaan dan semangat persatuan dalam bingkai keberagaman budaya Indonesia.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri gelaran Expo Dekranas ke-45 yang berlangsung di BSCC/Dome, Balikpapan, Kamis (10/7/2025).
Menurut Sutadi, expo ini bukan sekadar ajang memamerkan kerajinan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebhinekaan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
“Indonesia ini terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Rote sampai Pulau Sabu. Ini bukan sekadar wilayah geografis, tapi wajah nyata keberagaman bangsa yang harus kita rawat dan jaga bersama,” tegas Sutadi.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat perlu terus memperkuat kerukunan lintas suku, agama, dan budaya, sebagai fondasi utama menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah.
“Inilah Indonesia. Wawasan kebangsaan itu bagaimana kita melihat Indonesia sebagai satu kesatuan. Tidak boleh ada ruang untuk intoleransi. Justru dengan perbedaan itu kita saling melengkapi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sutadi turut membawa jajaran staf Kesbangpol untuk mengunjungi berbagai stan di arena expo. Ia menyebut kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, tetapi juga bagian dari upaya mengedukasi jajaran pemerintah tentang kekayaan budaya bangsa.
“Hari ini saya ajak staf-staf untuk ikut hadir. Kami sudah kunjungi stan-stan seperti DWP, PKK, dan lainnya. Besok kita juga rencanakan senam bersama masyarakat,” jelasnya.
Ia menilai Expo Dekranas ini adalah momentum luar biasa yang belum tentu terulang dalam waktu dekat. Maka dari itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif hadir dan berpartisipasi, sebagai bentuk rasa syukur dan cinta tanah air.
“Kita harus bersyukur. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Dekranas, ini momen langka. Kita bisa jadi tuan rumah, dan 514 kabupaten/kota lain belum tentu punya kesempatan seperti ini,” katanya.
Sutadi juga menyampaikan kekagumannya terhadap keragaman produk kerajinan tangan dari seluruh Indonesia yang dipamerkan dalam expo tersebut. Menurutnya, karya-karya tersebut tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai historis dan identitas kebudayaan yang tinggi.
“Setiap hasil kerajinan itu mencerminkan identitas lokal. Tapi jika disatukan dalam satu panggung nasional seperti ini, justru jadi bukti bahwa keberagaman itu bisa bersatu membentuk wajah Indonesia yang indah,” ucapnya.
Ia menilai bahwa menjaga produk budaya lokal seperti ini juga merupakan bagian dari membentengi masyarakat terhadap pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa.
“Melalui produk budaya dan kerajinan ini kita bisa membangun kebanggaan, terutama kepada generasi muda, bahwa Indonesia itu kaya, Indonesia itu besar, dan layak dijaga,” tutup Sutadi.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/san)















