LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Fraksi Gerindra di DPRD Kota Balikpapan menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan oleh Siswanto Budi Utomo dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Selasa (11/2/2025).
Siswanto menekankan bahwa pembangunan kota harus mengedepankan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh seluruh masyarakat. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya terkait dengan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial dan ekonomi yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang didorong oleh Fraksi Gerindra adalah kebijakan pemberian insentif dan kemudahan investasi bagi para pelaku usaha. Dengan adanya insentif ini, diharapkan semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Balikpapan, sehingga membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Siswanto menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan ramah lingkungan. “Kami ingin mendorong investasi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), investasi di Balikpapan mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024, nilai investasi yang masuk mencapai Rp 25 triliun. Lonjakan ini tidak terlepas dari pengaruh keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, terutama perdagangan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta industri konstruksi.
Namun, Fraksi Gerindra juga menyoroti pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan ramah lingkungan. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Siswanto menegaskan bahwa regulasi yang jelas serta kebijakan yang mendukung keberlanjutan lingkungan menjadi faktor utama dalam menarik minat investor tanpa mengorbankan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“DPRD, khususnya Fraksi Gerindra, akan terus berkolaborasi dengan fraksi lain dalam melakukan pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang berpihak pada kepentingan rakyat. Kami ingin memastikan bahwa Balikpapan dapat berkembang menjadi kota yang nyaman, layak huni, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ke depan, Fraksi Gerindra berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang mendukung pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat kebijakan lingkungan, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi sejalan dengan kesejahteraan masyarakat.
Siswanto menyebutkan bahwa pembangunan yang inklusif berarti melibatkan semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok-kelompok yang rentan secara ekonomi, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan. “Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat. Kami mendorong warga Balikpapan untuk turut serta dalam menjaga lingkungan dan mengawal kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan,” ujarnya.
Dalam upaya menciptakan kota yang nyaman dan layak huni, Fraksi Gerindra juga berencana untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan komunitas masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian lingkungan.
“Pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap proyek pembangunan di Balikpapan memperhatikan dampak ekologisnya agar keberlanjutan dapat terwujud,” tambah Siswanto.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Fraksi Gerindra optimis bahwa Kota Balikpapan dapat menjadi contoh sukses dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan di Indonesia. “Kami yakin Balikpapan dapat terus maju dan berkembang tanpa harus mengorbankan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Siswanto.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















