TENGGARONG, lintasraya.com – Seiring dengan mendekati bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah, ratusan ekor sapi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menjalani pemeriksaan dengan pengambilan sampel darah untuk memastikan tidak adanya indikasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).
Dokter Hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Gunawan Nanang, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan mengingat konsumsi daging sapi akan meningkat selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
“Pengambilan sampel darah ini merupakan permintaan dari Distanak Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kukar dipilih sebagai salah satu lokus untuk pemeriksaan ini,” kata Gunawan.
Sebanyak 100 sapi telah diambil sampel darahnya, dengan wilayah cakupan termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Loa Kulu.
Tujuan dari pengambilan sampel darah adalah untuk memeriksa titer antibodi dan memastikan bahwa sapi yang diperiksa tidak terindikasi PMK. Biasanya, sampel diambil dari sapi yang telah divaksin PMK dan sudah mendapatkan vaksin ketiga atau booster pertama.
Gunawan menekankan pentingnya vaksinasi dalam menjaga kesehatan sapi dan mencegah penyebaran PMK. Meskipun saat ini tidak ada indikasi PMK di Kukar, tetapi antisipasi harus tetap dilakukan mengingat risiko penularan dari sapi yang masuk dari luar pulau.
“Ia pun mengimbau para peternak untuk segera melapor ke Distanak Kukar jika memiliki sapi yang baru didatangkan dari luar pulau, supaya bisa segera diberi suntikan vaksin dan melindungi hewan ternaknya agar tidak terjangkit penyakit menular,” tambahnya.(*/ADV/diskominfo Kukar)















