LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Sepinggan mencatat peningkatan signifikan jumlah sasaran balita pada tahun 2025. Berdasarkan pendataan hingga November, jumlah balita usia 0–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sepinggan naik sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan oleh Yati Iryani, A.Md.Keb, Penanggung Jawab Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Sepinggan. Ia menjelaskan bahwa peningkatan terjadi di seluruh kelurahan yang menjadi wilayah kerja.
“Jumlah sasaran balita tahun ini mencapai 3.003 anak. Rinciannya, Kelurahan Sepinggan Baru sebanyak 2.817 balita, sedangkan Sepinggan Raya 1.302 balita. Angka ini meningkat sekitar 20 persen dari tahun lalu,” jelas Yati, Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, kenaikan jumlah balita kemungkinan dipengaruhi oleh mobilitas penduduk maupun penambahan pendatang yang menetap di kawasan tersebut.
“Banyak warga baru yang masuk wilayah ini. Jadi secara otomatis jumlah balita yang menjadi sasaran layanan juga meningkat,” tambahnya.
Meski jumlah sasaran meningkat, Yati memastikan bahwa layanan kesehatan anak tetap berjalan sesuai standar. Setiap bayi dan balita yang datang mendapat pemeriksaan lengkap sesuai ketentuan.
“Semua pemeriksaan dilakukan sesuai standar minimal, seperti pemeriksaan SHK, pemeriksaan jantung (EPJP), skrining MTBS, hingga imunisasi lengkap,” terangnya.
Bayi sehat biasa dilayani di ruang KIA dan ruang imunisasi. Sementara balita sakit akan dirujuk ke poli anak untuk mendapatkan pemeriksaan dokter dan perawat.
Yati menjelaskan bahwa bayi baru lahir menjadi salah satu fokus utama layanan karena membutuhkan pemantauan dasar, terutama skrining dan imunisasi awal.
“Bayi baru lahir mendapat pemeriksaan lengkap sejak awal mulai pengukuran, deteksi dini kelainan, hingga imunisasi dasar. Semua tetap kami jalankan meski kunjungan meningkat,” ujarnya.
Setiap indikator layanan, seperti kunjungan neonatal, cakupan imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang, memiliki data tersendiri sehingga tidak disatukan dalam satu angka.
Yati memastikan Puskesmas Sepinggan siap menyesuaikan kapasitas layanan menyusul peningkatan sasaran balita.
“Sasarannya naik, tapi layanan tetap stabil. Kami terus memperkuat koordinasi dengan posyandu dan kader agar pemantauan balita tetap optimal,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan kader posyandu sangat penting untuk memastikan seluruh balita tercatat, dipantau, dan terjangkau layanan kesehatan.(*/ADV/puskesmas Sepinggan)















