LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Antisipasi banjir di musim hujan, Kelurahan Manggar Baru mengadakan kerja bakti massal pada saluran drainase di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Gotong royong ini meliputi drainase di lima RT, yakni RT.01, 30, 44, 45, dan 49 pada Senin (14/10/2024).
Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman, Ketertiban (Trantib), dan Lingkungan Hidup Kelurahan Manggar Baru, Mohamad Hadhi Rifa’i, menjelaskan bahwa kegiatan ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah banjir yang rawan terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kegiatan ini fokus pada pembersihan saluran air di daerah aliran sungai yang sering kali terhambat oleh pohon dan tanaman liar. Kami memangkas dan merapikan vegetasi yang tumbuh di aliran sungai, sehingga air dapat mengalir lebih lancar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di wilayah ini,” katanya.
Kerja bakti ini melibatkan banyak pihak, termasuk aparat Kelurahan Manggar Baru, pengurus RT, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), personil dari Raider 600, dan warga setempat. Ia menekankan pentingnya kerjasama ini dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang berpotensi menjadi ancaman saat musim hujan tiba.
“Kolaborasi ini sangat kami apresiasi. Semua pihak bekerja keras memastikan drainase di lingkungan ini bersih dari sampah dan tanaman yang bisa menghambat aliran air. Partisipasi dari warga dan instansi terkait sangat membantu menjaga kebersihan kawasan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hadhi juga mengimbau warga agar menjaga kebersihan sungai dan drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang menjadi penyebab utama penyumbatan aliran air. Ia berharap dengan langkah ini, banjir dapat dicegah secara efektif.
“Kami meminta warga melalui pengurus RT untuk terus menjaga lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Langkah ini sangat penting agar aliran air tidak tersumbat ketika hujan deras turun,” jelas Hadhi.
Selain itu, Hadhi juga menyampaikan bahwa ke depan, pihak kelurahan mengusulkan pembangunan siring (tanggul) di sepanjang DAS tersebut. Menurutnya, wilayah tersebut masih alami dan sangat membutuhkan infrastruktur pendukung untuk memperlancar aliran air.
“Jika siring bisa dibangun di sepanjang DAS, maka aliran air akan jauh lebih lancar dan ini akan sangat membantu dalam pencegahan banjir ke depannya,” imbuhHadhi.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga yang merasa terbantu dengan adanya pembersihan saluran drainase di sekitar rumah mereka. Banyak dari mereka yang selama ini khawatir akan potensi banjir akibat kondisi saluran yang sering kali tersumbat oleh sampah dan tanaman liar.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, terutama karena lingkungan kami rentan banjir. Dengan saluran yang bersih, tentu air bisa mengalir lebih lancar, dan kami berharap banjir bisa dihindari,” kata seorang warga RT.44.
Mereka juga berharap kerja bakti seperti ini bisa dilakukan secara berkala agar lingkungan tetap terjaga kebersihannya dan tidak hanya saat mendekati musim hujan. “Semoga ini bisa menjadi kegiatan rutin agar kawasan kita selalu bersih dan aman dari risiko banjir,” ungkap salah satu pengurus RT.
Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan penanganan banjir di Kelurahan Manggar Baru bisa lebih efektif, sekaligus menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada saluran air yang menjadi kunci dalam mengatasi banjir.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/wan)















