LINTASRAYA.COM, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Muara Badak.
Rumah sakit bertipe C ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan pesisir.
Sejak awal, Dinkes Kukar telah melakukan studi kelayakan (feasibility study), Detail Engineering Design (DED), hingga penyusunan master plan, sementara pekerjaan fisik ditangani oleh Dinas PU Kukar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, mengungkapkan bahwa pembangunan fisik rumah sakit telah diserahkan dari Dinas PU ke Dinkes. Namun, beberapa fasilitas tambahan masih dalam proses penyelesaian.
“Alat kesehatan juga sebagian sudah masuk, namun masih ada kebutuhan lain seperti rumah dinas dan fasilitas pendukung. Minggu ini kami akan melakukan kontrak untuk pembangunan tambahan tersebut. Namun, secara garis besar, pekerjaan utama sudah diselesaikan oleh pihak PU,” ujar Kusnandar, belum lama ini.
Dengan rampungnya pembangunan tahap awal, RS Muara Badak diharapkan segera beroperasi penuh untuk memberikan layanan kesehatan optimal bagi masyarakat pesisir Kukar.
“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pimpinan guna melengkapi sarana dan prasarana agar layanan kesehatan semakin baik,” tambahnya.
Rumah sakit ini berdiri di atas lahan 2,5 hektare dari total 7,5 hektare yang disiapkan. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, termasuk ruang Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat jalan, ruang rawat inap, ruang radiologi, laboratorium, ruang intensif, serta ruang operasi. Selain itu, lebih dari 100 tempat tidur telah disediakan untuk memenuhi kebutuhan pasien.
Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat Muara Badak dan sekitarnya kini memiliki akses lebih mudah terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.(*/ADV/diskominfo Kukar/tha)















