PENAJAM, lintasraya.com – Dalam Reses masa sidang II 2022 di Desa Bukit Raya, Sekretaris Komisi I DPRD PPU, Sariman masih menerima aspirasi tentang infrastruktur listrik.
Diketahui, salah satu desa di Kecamatan Sepaku ini telah lama merasakan fasilitas listrik 24 jam. Namun, Politikus PKS ini menyebutkan bahwa keluhan sebagian masyarakat di sana adalah terkait tiang penerangan jalan umum (PJU) yang masih kurang memadai. Itu terjadi beberapa jalan masuk ke daerah permukiman.
“Infrastruktur kelistrikan di sana itu misalnya tiangnya tidak ada. Tiang hanya ada saat masuk jalan raya saja,” katanya, Jumat, (1/4/2022).
Bahkan, tiap PJU hanya dibuat dengan menggunakan kayu. Alhasil, soal kerawanan menjadi kekhawatiran warga yang ada di sana. Soal ini pula telah dikeluhan beberapa kali melakukan surat kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat.
“Dari jalan raya yang masuk ke gang-gang itu tidak ada tiangnya semua. Semuanya masih tiang kayu dan itu dikeluhkan oleh kepala desanya,” jelasnya
Oleh karena itu, Sariman menginginkan ada perhatian dan tindak lanjut dari PLN untuk hal ini. Idealnya tiang kayu itu diganti dengan tiang standar dari besi agar memiliki tingkat keamanan yang cukup.
”Saya minta PLN untuk menindaklanjuti ini. Artinya supaya lebih aman juga kalau tiangnya diganti lebih bagus. Yang standar PLN dan itu kebutuhan sekitar 140 tiang yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, persoalan ini juga tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, fasilitas PJU ini menjadi hajat orang banyak yang ada di sana. Tercatat ada sekira 700 kepala keluarga (KK) yang berdomisili.
“Supaya bisa diperbaiki saya tidak akan hearing saja. Saya juga akan datang langsung, bertemu dengan pimpinan PLN untuk menyerahkan surat dari kepala desa setempat,” tutupnya. (*/sbk/wan)















