Kamis, April 16, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Ramadan–Lebaran Dorong Inflasi ! Balikpapan Melandai, PPU Naik hingga 1,09 Persen

admin by admin
10 April 2026
in BALIKPAPAN, EKONOMI
45 1
0
Ramadan–Lebaran Dorong Inflasi ! Balikpapan Melandai, PPU Naik hingga 1,09 Persen

Daging ayam salah satu komoditi yang menjadi penyumbang inflasi.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Inflasi di Kota Balikpapan pada Maret 2026 tercatat melandai, sementara Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) justru mengalami peningkatan di tengah momentum Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, inflasi Balikpapan tercatat sebesar 0,51 persen secara bulanan (month to month/mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Sebaliknya, inflasi di PPU mencapai 1,09 persen (mtm), didorong meningkatnya permintaan seiring naiknya mobilitas masyarakat.

Secara tahunan, inflasi Balikpapan tercatat sebesar 2,95 persen (year on year/yoy), sementara PPU sebesar 3,02 persen (yoy). Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan inflasi gabungan empat kota di Kalimantan Timur sebesar 3,31 persen (yoy) maupun inflasi nasional sebesar 3,48 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menjelaskan bahwa tekanan inflasi di Balikpapan terutama bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Komoditas utama seperti bensin, cabai rawit, ikan layang, bahan bakar rumah tangga, dan daging ayam menjadi penyumbang inflasi, terutama karena faktor pasokan yang terbatas di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Kenaikan harga bensin dipicu penyesuaian harga BBM sejak awal Maret 2026. Sementara itu, lonjakan harga cabai rawit dan ikan terjadi akibat terganggunya pasokan dari daerah produksi serta faktor cuaca yang memengaruhi hasil tangkapan nelayan.

Di sisi lain, Balikpapan juga mencatat deflasi pada sejumlah komoditas, seperti emas perhiasan, sawi hijau, parfum, tas sekolah, dan kangkung. Penurunan harga ini didorong oleh peningkatan pasokan serta strategi diskon dari pelaku usaha selama periode Lebaran.

Berbeda dengan Balikpapan, inflasi di PPU lebih tinggi dengan tekanan utama juga berasal dari kelompok makanan dan minuman. Komoditas seperti ikan tongkol, cabai rawit, terong, semangka, dan tomat menjadi penyumbang utama kenaikan harga.

Kenaikan harga komoditas tersebut dipicu oleh terbatasnya pasokan akibat cuaca yang kurang kondusif serta meningkatnya permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri.

Meski demikian, sejumlah komoditas di PPU juga mengalami deflasi, di antaranya daging ayam ras, sawi hijau, minyak goreng, buncis, dan kangkung. Penurunan harga didukung oleh meningkatnya pasokan serta intervensi pemerintah melalui program stabilisasi pangan.

Ke depan, Bank Indonesia mencermati sejumlah risiko inflasi, mulai dari potensi musim kemarau panjang, gangguan cuaca ekstrem, hingga ketergantungan pasokan dari luar daerah. Selain itu, dinamika harga global dan distribusi energi juga berpotensi memengaruhi harga pangan.

Meski demikian, optimisme konsumen tetap terjaga. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Balikpapan pada Maret 2026 tercatat sebesar 135,7 atau berada pada level optimistis, meningkat dibandingkan Februari 2026 sebesar 131,8.

Untuk menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat sinergi melalui strategi 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Berbagai langkah telah dilakukan menjelang Idul Fitri, mulai dari operasi pasar murah, gerakan pangan murah, hingga koordinasi intensif lintas instansi guna memastikan pasokan tetap terjaga dan harga terkendali.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus mendorong pengendalian inflasi melalui program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), guna menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran nasional 2026 sebesar 2,5 persen ± 1 persen.(*/San)

Tags: Bank Indonesia BalikpapanEkonomi
admin

admin

Next Post
Inspeksi IPA, DPRD Balikpapan Pastikan Produksi Air Aman

Inspeksi IPA, DPRD Balikpapan Pastikan Produksi Air Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 139 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

15 April 2026
DPRD Balikpapan Genjot Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan

DPRD Balikpapan Genjot Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan

15 April 2026
Drainase Rusak Jadi Biang Kerok Jalan Batu Ampar Berulang Rusak, DPRD Minta Aksi Cepat

Drainase Rusak Jadi Biang Kerok Jalan Batu Ampar Berulang Rusak, DPRD Minta Aksi Cepat

14 April 2026
JJ Steak Balikpapan Baru Tampil Beda ! Sajikan Menu Langka dengan Konsep Brunch dan Coffee

JJ Steak Balikpapan Baru Tampil Beda ! Sajikan Menu Langka dengan Konsep Brunch dan Coffee

13 April 2026

Recommended

Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

Polda Kaltim Bongkar “Sunat Takaran” Minyakita, Direktur Operasional Produsen Jadi Tersangka

15 April 2026
507
DPRD Balikpapan Genjot Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan

DPRD Balikpapan Genjot Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan

15 April 2026
504
Drainase Rusak Jadi Biang Kerok Jalan Batu Ampar Berulang Rusak, DPRD Minta Aksi Cepat

Drainase Rusak Jadi Biang Kerok Jalan Batu Ampar Berulang Rusak, DPRD Minta Aksi Cepat

14 April 2026
507
JJ Steak Balikpapan Baru Tampil Beda ! Sajikan Menu Langka dengan Konsep Brunch dan Coffee

JJ Steak Balikpapan Baru Tampil Beda ! Sajikan Menu Langka dengan Konsep Brunch dan Coffee

13 April 2026
506
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat