LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Upaya Pemerintah Kota Balikpapan menyelesaikan revitalisasi Pasar Kuliner Klandasan disambut positif oleh DPRD Kota Balikpapan. Proyek ini bukan hanya perbaikan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi rakyat setelah sempat terhenti akibat kebakaran yang melanda kawasan kuliner Coto Makassar Klandasan pada 2024 lalu.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, menilai penyempurnaan pasar kuliner tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghidupkan kembali sektor ekonomi rakyat di tengah pemulihan pascakebakaran.
“Revitalisasi ini bukan sekadar membangun fisik pasar, tapi membangkitkan kembali roda ekonomi masyarakat. Pemerintah patut diapresiasi karena menindaklanjuti proyek ini secara konsisten,” ujar Japar, Senin (10/11).
Menurutnya, kawasan Klandasan memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas masyarakat pesisir dan menjadi salah satu ikon kuliner kota. Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap sektor ini sangat penting untuk menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi lokal.
“Setelah adanya stimulus pajak untuk mendorong konsumsi, perhatian terhadap sektor riil seperti pasar kuliner adalah langkah lanjutan yang tepat. Ini cara menjaga ritme ekonomi agar terus bergerak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa kegiatan di tahun 2025 difokuskan pada tahap pemeliharaan dan penyempurnaan bangunan yang sempat terdampak kebakaran.
“Kegiatan tahun ini bukan pembangunan baru, tapi penyempurnaan dari pekerjaan sebelumnya. Mudah-mudahan bisa tuntas dan kembali difungsikan tahun ini,” jelas Haemusri.
Ia menambahkan, terdapat 16 tenan yang akan kembali beroperasi setelah proyek selesai. Pemerintah berharap seluruh pedagang bisa kembali berjualan dengan fasilitas yang lebih nyaman dan aman.
“Kami ingin kawasan kuliner ini kembali hidup. Setelah rampung, seluruh tenan bisa kembali beraktivitas, sehingga geliat ekonomi rakyat di Klandasan bisa pulih,” ujarnya.
DPRD pun berharap penyempurnaan proyek tersebut tidak hanya berhenti pada sisi fisik, tetapi juga disertai pengelolaan yang berkelanjutan agar mampu menjadi destinasi kuliner unggulan kota.
“Kalau fasilitas sudah baik dan dikelola dengan benar, pelaku UMKM akan ikut bangkit, dan ekonomi rakyat bisa tumbuh lebih cepat,” tutup Japar Sidik.
Dengan rampungnya revitalisasi ini, Pasar Kuliner Klandasan diharapkan menjadi wajah baru kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat identitas Balikpapan sebagai kota kuliner yang produktif dan inklusif. (*/ADV/DPRD Balikpapan)















