Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home KALTIM

‘Support System’ Keluarga Cegah Istri Alami Baby Blues

admin by admin
16 November 2022
in KALTIM, SAMARINDA
49 0
0
‘Support System’ Keluarga Cegah Istri Alami Baby Blues

Ibu Hamil Rentan Mengalami Baby Blues Syndrome.(Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA, lintasraya.com – Kerap kali masyarakat disuguhi berita terkait kejahatan dari seorang ibu. Dari melakukan kekerasan kepada anak, hingga pembunuhan. Tindakan tersebut disebabkan salah satunya, adanya gangguan psikis dari ibu tersebut. Gejala yang paling umum ialah baby blues syndrome.

Koordinator Tim Psikolog UPTD PPA Kota Samarinda Ayunda Rahmadani, baby blues ini ialah syndrome pasca melahirkan yang kerap sekali melanda kepada ibu-ibu yang melahirkan pertama kali. Prevalensi ibu yang mengalami baby blues ialah ibu berusia muda.

“Ini secara biologis. Banyak hormon-hormon yang keluar pasca melahirkan. ketika dia hamil, ada perubahan peningkatan hormon yang membuat emosi dia menjadi tidak karuan,”ungkap Ayunda.

Emosi yang kerap terjadi ialah ibu tersebut merasakan kesedihan yang mendalam, menilai dirinya tidak mampu merawat anak bayinya, hingga merasa tidak bisa menjadi seorang ibu.

“Ketika baby blues syndrome itu menyerang, si ibu kan merasa tidak berdaya. Sehingga dia meminta bantuan dari pihak eksternal,”lanjutnya.

Guna mencegah hal tersebut, Ayunda menekankan peran suami. Dimana, dukungan suami merupakan kunci dalam menghindarkan istrinya mengalami gejala baby blues syndrome.

“Istri mengharapkan bantuan dari suami. Karena suami itulah yang paling dekat. Itu menentukan apakah seorang ibu itu bisa bangkit atau pulih dari baby blues syndrome,”tegas Ayunda.

Suami bisa membantu istrinya dalam hal membantu pekerjaan rumah tangga, mencukupi gizi dan nutrisi ibu, dan memberikan waktu istrinya untuk beristirahat.(HLD)

Tags: DKP3A Kaltim
admin

admin

Next Post
Gercep, UPTD PPA Samarinda Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Sosialisasi ke KUA, UPTD PPA Samarinda Wajibkan Kehadiran Pria dan Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 137 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

25 Mei 2026
Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

25 Mei 2026
Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

22 Mei 2026
Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

22 Mei 2026

Recommended

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

25 Mei 2026
504
Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

25 Mei 2026
503
Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

22 Mei 2026
508
Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

22 Mei 2026
508
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat