LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) sebut pentingnya kerja sama untuk training camp atlet di luar negeri.
Seperti yang pernah disebutkan, Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras jika pihaknya bakal mengupayakan kerja sama dengan instansi olahraga di Daegu, Korea Selatan (Korsel) di 2025.
“Ini penting, sehingga nanti pengembangannya lebih gampang. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) nya, pendidikan serta IT nya dapat,” kata Rusdi, belum lama ini.
Rusdi menyebutkan apabila kerja sama sudah terjalin, pihaknya bisa mengirimkan atlet untuk training camp 3-4 bulan di Korsel dan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) hanya sebulan di Kaltim.
Menurut Rusdi, IPTEK di Korsel sudah sangat luar biasa. Di mana, hampir di seluruh dataran Korsel sendiri sudah cukup bagus.
“Olahraganya bagus, jadi saya kira tidak masalah. Sehingga nanti pelatih-pelatih kita jadi melek, bagaimana sih cara membentuk dari disiplin dan integritas seorang atlet,” tuturnya.
Sesuai dengan misinya ketika dilantik menjadi Ketua KONI Kaltim. Direalisasikan di PON XXI/2024 lalu, di mana setiap atlet menerima uang saku yang berbeda-beda.
“Medali emas kita berikan Rp5 juta, medali perak Rp3,5 juta, perunggu Rp2,5 juta. Sedangkan mereka yang lolos di rangking tanpa medali, kita berikan Rp1 juta,” jelasnya.
“Saya kira penghargaan kepada atlet kan sangat luar biasa ini. Sehingga mereka merasa dihargai juga,” tutupnya.(*/ADV/anr/wan)















