Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home DPRD BALIKPAPAN

SPMB 2026 Diawasi Ketat, DPRD Balikpapan Buka Kanal Pengaduan

admin by admin
24 Juni 2026
in DPRD BALIKPAPAN
45 1
0
SPMB 2026 Diawasi Ketat, DPRD Balikpapan Buka Kanal Pengaduan

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan DPRD akan mengawasi pelaksanaan SPMB 2026 dan membuka ruang pengaduan masyarakat untuk mencegah praktik titipan dalam penerimaan peserta didik baru.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 harus berjalan transparan dan bebas dari praktik titipan.

DPRD bersama Dinas Pendidikan berkomitmen mengawasi proses penerimaan siswa agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut Alwi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SPMB kali ini mengacu pada surat edaran yang melarang segala bentuk intervensi atau titipan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Larangan tersebut juga sejalan dengan arahan yang telah dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tahun ini kami sudah menerima surat edaran bahwa tidak boleh ada titipan-titipan anak sekolah, baik dari DPR, pihak dinas, maupun pihak-pihak lainnya. Ini harus dijalankan karena merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem penerimaan yang bersih dan adil,” ujar Alwi Rabu (24/6/2026).

Ia mengakui, pada tahun-tahun sebelumnya DPRD kerap menerima berbagai aspirasi dari masyarakat terkait kesulitan masuk sekolah, khususnya yang berkaitan dengan sistem zonasi.Tidak sedikit warga yang mengeluhkan jarak rumah yang dekat dengan sekolah, namun tidak masuk dalam zona yang ditentukan.

“Banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan. Ada yang rumahnya sangat dekat dengan sekolah, bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki beberapa menit, tetapi justru tidak masuk dalam zona penerimaan. Hal seperti ini sering menimbulkan kebingungan di masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Alwi menegaskan persoalan tersebut tidak dapat menjadi alasan untuk membuka ruang praktik titipan. Karena itu, DPRD akan mengawal penuh pelaksanaan SPMB agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Ia juga meminta masyarakat ikut berperan aktif mengawasi jalannya penerimaan siswa baru. Jika menemukan dugaan praktik titipan atau pungutan yang berkaitan dengan proses penerimaan peserta didik, masyarakat dipersilakan melaporkannya langsung kepada DPRD.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi. Kalau ada indikasi titipan atau pihak yang memanfaatkan momentum ini untuk mencari keuntungan, laporkan kepada kami. Baik itu dari DPR, guru, dinas, atau pihak mana pun,” tegasnya.

Menurut Alwi, laporan yang masuk harus disertai bukti yang jelas agar dapat ditindaklanjuti. DPRD, kata dia, akan menjaga kerahasiaan identitas pelapor selama proses pengawasan berlangsung.

“Pelapor akan kami rahasiakan. Yang penting ada bukti yang konkret, jelas siapa orangnya, sekolahnya di mana, dan peristiwanya seperti apa. Jika ada, pasti akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Ia menambahkan, praktik titipan maupun transaksi yang berkaitan dengan penerimaan siswa baru berpotensi masuk dalam ranah pidana. Karena itu, DPRD tidak akan mentoleransi apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum mana pun.

“Kalau ada praktik titipan atau bahkan pembayaran untuk meloloskan siswa, itu merupakan pelanggaran serius. Baik dilakukan oleh oknum DPR, guru, maupun dinas, semuanya memiliki konsekuensi hukum,” katanya.

Alwi berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan DPRD bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini akan berlangsung lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menegaskan seluruh pihak telah bersepakat untuk menutup ruang bagi praktik titipan demi menjamin keadilan bagi seluruh calon peserta didik.

“Kami mendukung penuh kebijakan bahwa tidak boleh ada lagi titip-menitip anak sekolah. Semua harus mengikuti aturan yang berlaku sehingga hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan dapat terpenuhi secara adil,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tags: DPRDBalikpapan
admin

admin

Next Post
DPRD Balikpapan Tegur Grand City, Proyek Bozem Dinilai Lamban

DPRD Balikpapan Tegur Grand City, Proyek Bozem Dinilai Lamban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Bertarung di Pilwali

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Bertarung di Pilwali

8 Agustus 2026
Truk Tak Layak Jangan Beroperasi, DPRD Balikpapan Dorong KIR Diperketat

Truk Tak Layak Jangan Beroperasi, DPRD Balikpapan Dorong KIR Diperketat

8 Agustus 2026
Kasus Guru Berujung Saling Lapor, DPRD Balikpapan Dorong Evaluasi Bersama

Kasus Guru Berujung Saling Lapor, DPRD Balikpapan Dorong Evaluasi Bersama

6 Agustus 2026
Komisi II DPRD Soroti Kerusakan Pasar Sepinggan, Revitalisasi Dinilai Mendesak

Komisi II DPRD Soroti Kerusakan Pasar Sepinggan, Revitalisasi Dinilai Mendesak

3 Agustus 2026

Recommended

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Bertarung di Pilwali

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Bertarung di Pilwali

8 Agustus 2026
503
Truk Tak Layak Jangan Beroperasi, DPRD Balikpapan Dorong KIR Diperketat

Truk Tak Layak Jangan Beroperasi, DPRD Balikpapan Dorong KIR Diperketat

8 Agustus 2026
510
Kasus Guru Berujung Saling Lapor, DPRD Balikpapan Dorong Evaluasi Bersama

Kasus Guru Berujung Saling Lapor, DPRD Balikpapan Dorong Evaluasi Bersama

6 Agustus 2026
504
Komisi II DPRD Soroti Kerusakan Pasar Sepinggan, Revitalisasi Dinilai Mendesak

Komisi II DPRD Soroti Kerusakan Pasar Sepinggan, Revitalisasi Dinilai Mendesak

3 Agustus 2026
505
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat