LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN– Dalam upaya mengendalikan populasi kucing liar sekaligus mencegah penyebaran rabies, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balikpapan menggelar program sterilisasi massal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan ke-128.
Kepala DKP3 Balikpapan, Sri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama dengan komunitas pecinta kucing di kota tersebut.
“Kami menangkap kucing liar dari berbagai lokasi seperti pasar dan taman, kemudian membawanya ke fasilitas dinas untuk disterilkan serta diberikan vaksin rabies. Setelah pulih, kucing-kucing ini dikembalikan ke habitatnya,” ujar Sri kepada awak media, Kamis (20/2/2025).
Awalnya, DKP3 menargetkan sterilisasi 128 ekor kucing dalam tiga hari. Namun, berkat dukungan komunitas pecinta hewan, jumlah kucing yang berhasil disterilkan meningkat menjadi 135 ekor.
“Target awal kami 128 ekor, tetapi berkat kerja sama yang baik, kami bisa menangani hingga 135 ekor,” tambahnya.
Setiap kucing yang telah disterilkan diberi tanda di telinganya sebagai identifikasi. Selain itu, seluruh kucing yang menjalani prosedur ini juga mendapatkan vaksin rabies untuk mencegah penyebaran penyakit yang berpotensi membahayakan manusia.
Sri menegaskan bahwa program sterilisasi ini akan terus berlanjut setiap hari Jumat. DKP3 juga bekerja sama dengan komunitas pecinta kucing yang memiliki fasilitas medis untuk merawat kucing pascaoperasi.
“Kami tidak memiliki fasilitas klinik khusus untuk perawatan pascaoperasi, sehingga kami berkolaborasi dengan komunitas yang memiliki sumber daya untuk membantu pemulihan kucing-kucing tersebut,” jelasnya.
Ia berharap program ini dapat membantu mengendalikan populasi kucing liar di Balikpapan serta mencegah penyebaran rabies.
“Kucing peliharaan tentu lebih terjamin kesehatannya karena ada pemilik yang merawatnya. Sementara itu, kucing liar lebih rentan terhadap penyakit. Dengan sterilisasi ini, kami berharap populasi kucing liar lebih terkendali dan risiko penyebaran rabies dapat diminimalkan,” pungkasnya.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/Fred)















