PENAJAM, lintasraya.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Syarifuddin HR menagih janji Pertamina dalam pembangunan fasilitas umum di Benuo Taka. Sebagai kontribusi atas pembangunan pipa distribusi minyak mentah dari terminal Lawe-lawe ke Revinery Unit V Pertamina di Balikpapan.
Pada 2021 lalu, Pertamina melakukan pengerjaan galian pipa distribusi. Dilakukan di antara jalan dan rumah warga mulai Kilometer 1 hingga Kilometer 4 Penajam.
“Nah, sampai sekarang belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan pihak perusahaan. melanjutkan pembangunan taman di atas lahan bekas galian, padahal sebelumnya sudah ada pembicaraan dalam RDP,” katanya, Jumat, (22/7/2022).
Menurutnya lokasi tesebut bisa dijadikan pusat ekonomi terutama UMKM. Hal ini juga sudah disampaikan beberapa kali dengan pihak Pertamina di luar RDP.

“Kendalanya kata mereka pemerintah minta dibangun taman itu sampai ke Samsat di kilo empat, itu kan anggarannya terlalu besar bagi mereka katanya, mereka tidak mampu kalau itu,” tuturnya.
Untuk diketahui, area sepanjang lintasan pipa distribusi minyak mentah milik Pertamina itu selama ini dimanfaatkan warga untuk berjualan. Namun selama pekerjaan galian itu, nyaris dalam setengah tahun dagangan warga terganggu akibat tanah galian dan debu.
Maka dari itu, adanya pembangunan taman diminta. Sebagai kontribusi perusahaan pada daerah, juga sebagai kompensasi terhadap warga terdampak.
Selain untuk pusat UMKM, juga dapat dijadikan tempat untuk masyarakat Benuo Taka bersantai dan mencari hiburan baru. “Kita inginnya melihat realisasinya sekarang ini. Sangat diperlukan, sekarang ini makanya solusinya kita minta itu harus segera dan ada action lah,” pungkas Syarifuddin. (*/ADV/sbk/wan)















