Rabu, April 8, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Elegan !!! Karya Kolaborasi Rose.Ma.Lina x Sofie, Angkat Pesona Etnik Dayak

admin by admin
8 Desember 2022
in NASIONAL
47 2
0
Elegan !!! Karya Kolaborasi Rose.Ma.Lina x Sofie, Angkat Pesona Etnik Dayak

Angkat Pesona Etnik Dayak.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, lintasraya.com – Industri fashion tanah air kini semakin berkembang pesat. Corak desain busana pun begitu beragam. Salah satunya, adalah corak dan motif khas daerah yang kini mulai masif ditampilkan dalam karya busana para desainer lokal.

Inspirasi etnik daerah itu, juga muncul dalam karya terbaru hasil kolaborasi Rose.Ma.Lina x Sofie, yang mengangkat pesona etnik Dayak dari Kalimantan.

Pemilik brand fashion kenamaan Indonesia, Sofie Design milik Hadriani Ahmad Sofiyulloh memang baru-baru ini meluncurkan karya terbarunya. Karya terbaru itu, ternyata berkolaborasi dengan brand fesyen Rose.Ma.Lina milik Vie Silvi.

Tema yang diangkat dalam karya kolaborasi dua perancang busana berbakat ini, adalah Isen Mulang yang diambil dari bahasa Dayak bermakna pantang menyerah.

Hadriani Ahmad Sofiyulloh atau yang lebih akrab disapa Sofie, menjelaskan asal-usul karya terbarunya kali ini. Ia mengaku, produk kolaborasi bersama Rose.Ma.Lina sepenuhnya terinspirasi dari pesona etnik Dayak khas Kalimantan.

Tema Isen Mulang yang ditampilkan dalam karya busananya, menggambarkan anak muda Kalimantan yang pantang menyerah. Bisa menjalani hidup di era globalisasi yang serba modern dan maju. Namun tak melupakan kearifan lokal.

“Saya menerjemahkan dalam karya ini, bahwa anak muda daerah mampu menerima budaya mana pun dalam arti yang positif. Tidak bertentangan dengan adat istiadat, serta tidak lupa unsur dan karakter budayanya. Intinya seperti itu,” terang Sofie menjelaskan karya busana terbarunya, Selasa (6/12/2022).

Koleksi Rose.Ma.Lina x Sofie ini, ditampilkn dalam agenda Fashion Show Spotlight Celebrating Diversity garapan Indonesian Fashion Chamber (IFC) pada 4 Desember 2022 lalu, di Great Hall Pos Bloc Jakarta.

Sofie mengaku, koleksi terbarunya bersama Vie Silvi mendapat respon positif dari pecinta fesyen tanah air.

Karena terinspirasi dari budaya Dayak, seluruh konsep hingga bahan material produk ini diambil dari Kalimantan. Terutama material kain baik yang berbahan tenun, katun, satin, hingga sutra tafetta.

“Material bahan kain ada tenun khas Kalimantan dengan pewarnaan alam berbulan-bulan. Kebanyakan kalau memakai kain tenun kan sayang kalau dipotong yaa. Di sini saya buat kain tenun menjadi baju dengan look kekinian. Jadi tetap dipotong tapi dengan garis tegas, dan dikombinasikan dengan kain print dayak,” terang fashion designer yang mengawali karir dari seorang tukang jahit ini.

Untuk warna, ia memilih tampilan yang lebih natural dan alami. Seperti warna hitam, cokelat, dan keemasan. Pilihan warna itu kata dia, menmpilkn look yang lebih elegan dan berkarakter.

Alumnus sekolah busana Susan Budihardjo ini juga menjelaskan, meski terinspirasi dari etnis lokal, tampilan karya busananya diterjemahkan dalam gaya urban dan modern. Serta dikeluarkan dalam jenis ready to wear yang mudah dipadu padankan.

Karya kolaborasi Rose.Ma.Lina x Sofie meluncurkan 30 look dengan konsep ready to wear. Market segmen untuk koleksi terbaru ini, menyasar usia produktif di atas usia 25 tahun.

Sofie mengaku hanya memproduksi sekitar satu lusin di setiap motifnya. Dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per produk.

Ia yang telah menggeluti dunia fashion design sejak 1990-an ini menyebut, tampilan etnik dan budaya daerah dalam karya busana dapat memperkaya ragam mode dalam industri fesyen nasional. Sekaligus memperkenalkan orisinalitas fesyen lokal ke pasar internasional. Dari segi ekonomi, juga menguntungkan. Karena mampu menghidupkan ekonomi daerah.

“Indonesia dengan kekayaan budayanya, memiliki wastra kain dari Sabang sampai Merauke. Ketika unsur daerah diangkat, maka ekonomi lokal juga pasti akan hidup,” tutupnya. (*/KRV)

Tags: Jakarta
admin

admin

Next Post
Sehari, Satresnarkoba Polres Bontang Amankan Tiga Pengedar Sabu

Sehari, Satresnarkoba Polres Bontang Amankan Tiga Pengedar Sabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 138 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Baru Sepekan di Balikpapan, Pria Asal Flores Ditemukan Tewas Gantung Diri

Baru Sepekan di Balikpapan, Pria Asal Flores Ditemukan Tewas Gantung Diri

8 April 2026
Aklamasi di Mukota XII, Noval Asfihani Pimpin Kadin Balikpapan 2026–2031

Aklamasi di Mukota XII, Noval Asfihani Pimpin Kadin Balikpapan 2026–2031

8 April 2026
Kadin Balikpapan Harus Jadi Motor Ekonomi Kaltim, Putri Tekankan SDM Harus Kompeten

Kadin Balikpapan Harus Jadi Motor Ekonomi Kaltim, Putri Tekankan SDM Harus Kompeten

8 April 2026
Sinkronisasi Anggaran Jadi Fokus Pertemuan DPRD Balikpapan dan Tanah Bumbu

Sinkronisasi Anggaran Jadi Fokus Pertemuan DPRD Balikpapan dan Tanah Bumbu

7 April 2026

Recommended

Baru Sepekan di Balikpapan, Pria Asal Flores Ditemukan Tewas Gantung Diri

Baru Sepekan di Balikpapan, Pria Asal Flores Ditemukan Tewas Gantung Diri

8 April 2026
502
Aklamasi di Mukota XII, Noval Asfihani Pimpin Kadin Balikpapan 2026–2031

Aklamasi di Mukota XII, Noval Asfihani Pimpin Kadin Balikpapan 2026–2031

8 April 2026
503
Kadin Balikpapan Harus Jadi Motor Ekonomi Kaltim, Putri Tekankan SDM Harus Kompeten

Kadin Balikpapan Harus Jadi Motor Ekonomi Kaltim, Putri Tekankan SDM Harus Kompeten

8 April 2026
506
Sinkronisasi Anggaran Jadi Fokus Pertemuan DPRD Balikpapan dan Tanah Bumbu

Sinkronisasi Anggaran Jadi Fokus Pertemuan DPRD Balikpapan dan Tanah Bumbu

7 April 2026
502
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat