Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Gizi Anak Jadi Fokus, Baru Ilir Ingatkan Pentingnya Sanitasi

admin by admin
12 Oktober 2026
in BALIKPAPAN
45 0
0
Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

Lurah Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Junaidi, S.IP.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Penanganan stunting tidak cukup hanya dengan memberikan makanan bergizi kepada anak. Kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungan juga perlu mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita.

Hal itu menjadi perhatian Lurah Baru Ilir, Junaidi, S.IP., dalam upaya menekan risiko stunting di wilayahnya. Menurutnya, pemenuhan gizi harus berjalan beriringan dengan perbaikan kesehatan lingkungan dan perubahan perilaku hidup masyarakat.

Junaidi mengatakan, kasus stunting di Baru Ilir sejauh ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data terakhir yang diingatnya, terdapat sejumlah anak yang terindikasi stunting. Namun, angka pastinya masih perlu dikonfirmasi kembali.

Anak-anak yang menjadi sasaran penanganan telah mendapatkan intervensi dari dinas terkait, salah satunya melalui bantuan pangan berupa daging, telur, dan bahan makanan lainnya selama tiga bulan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kader di tingkat kelurahan.

Meski demikian, ia menilai intervensi pangan bukan satu-satunya aspek yang harus diperhatikan. Kesehatan lingkungan turut menentukan upaya menjaga kesehatan keluarga, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak.

“Kadang kita fokus pada intervensi makanan, tetapi lupa bahwa kesehatan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan, terutama ibu hamil dan anak-anak,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Ia menyoroti kondisi sanitasi di lingkungan permukiman yang masih perlu mendapat perhatian. Sebab, lingkungan yang kurang sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan menjadi tantangan dalam upaya pencegahan stunting.

Untuk mendukung penanganan stunting, Kelurahan Baru Ilir terus berkoordinasi dengan puskesmas, posyandu, serta kader kesehatan di tingkat RT.

Upaya yang dilakukan meliputi pemberian makanan tambahan, penimbangan balita, hingga pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Pemantauan tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung intervensi sesuai kebutuhan.

Sekitar dua pekan sebelum wawancara, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) juga dilaksanakan di wilayah Baru Ilir dengan melibatkan puskesmas.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Namun, menurut Junaidi, tantangan yang masih dihadapi bukan hanya memastikan program kesehatan berjalan, melainkan juga membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Mengubah pola hidup yang telah berlangsung lama membutuhkan pendekatan berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan keluarga dan masyarakat dinilai penting agar upaya pencegahan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan atau pemberian bantuan semata.

Junaidi berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan stunting perlu dimulai sejak masa kehamilan. Kecukupan gizi ibu, pemantauan kesehatan secara rutin, serta lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat perlu menjadi perhatian bersama.

Ia juga mengajak keluarga yang memiliki bayi dan balita untuk rutin memanfaatkan layanan posyandu agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau.

“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, baik kesehatan lingkungan maupun makanan yang dikonsumsi. Terutama ibu hamil, kebutuhan gizinya harus benar-benar diperhatikan,” tutupnya.(*/ron)

Tags: Balikpapan BaratBaru Ilir
admin

admin

Next Post
Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 134 Followers
  • 24k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Balikpapan Didominasi Perbukitan, Syafruddin Dorong Mitigasi Dini Longsor

Balikpapan Didominasi Perbukitan, Syafruddin Dorong Mitigasi Dini Longsor

12 Oktober 2026
Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

12 Oktober 2026
Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

Gizi Anak Jadi Fokus, Baru Ilir Ingatkan Pentingnya Sanitasi

12 Oktober 2026
Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

12 Oktober 2026

Recommended

Balikpapan Didominasi Perbukitan, Syafruddin Dorong Mitigasi Dini Longsor

Balikpapan Didominasi Perbukitan, Syafruddin Dorong Mitigasi Dini Longsor

12 Oktober 2026
504
Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

Warga Merasa Layak tapi Tak Terdaftar, Ini Penjelasan Lurah Baru Ilir

12 Oktober 2026
502
Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

Gizi Anak Jadi Fokus, Baru Ilir Ingatkan Pentingnya Sanitasi

12 Oktober 2026
504
Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

Jangan Tambah Asap ! Lurah Baru Ilir Minta Warga Stop Bakar Sampah

12 Oktober 2026
503
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat