LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Iim Rahman, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak perubahan cuaca di musim pancaroba. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memicu berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan.
“Musim pancaroba seperti ini sering menyebabkan penyakit seperti flu, batuk, hingga demam berdarah. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih menjaga kesehatan,” ujar Iim Rahman saat ditemui pada Kamis (6/2/2025).
Ia menyoroti bahwa salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca sedang tidak bersahabat. Bahkan, kegiatan seperti berenang yang sering dijadwalkan di sekolah-sekolah sebaiknya ditunda sementara waktu.
“Kalau nggak penting-penting banget, nggak usah dulu beraktivitas di luar, apalagi berenang di saat cuaca tidak menentu. Kita harus lebih berhati-hati,” tambahnya.
Selain menjaga kesehatan, Iim juga mengajak warga untuk memanfaatkan waktu di rumah dengan membersihkan lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan kerja bakti yang rutin dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan.
“Sekalian juga bersih-bersih rumah, apalagi sebentar lagi masuk bulan Ramadan. Barang-barang yang nggak terpakai lebih baik disingkirkan agar rumah lebih rapi dan pikiran lebih jernih,” imbaunya.
Iim Rahman juga menyoroti ancaman demam berdarah dengue (DBD) yang biasanya meningkat saat musim pancaroba. Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan aktif menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
“Jangan lengah sedikit pun. Kita harus tetap waspada dengan penyebaran demam berdarah. Jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.
Untuk mencegah DBD, ia mengimbau warga agar menerapkan program 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. Ia juga menyarankan agar masyarakat rutin menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air serta menggunakan kelambu atau lotion anti nyamuk, terutama saat tidur di malam hari.
Lebih lanjut, Iim berharap Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit di musim pancaroba. Ia juga mendorong pemerintah untuk segera menyalurkan bantuan kesehatan seperti vitamin atau obat-obatan kepada warga yang membutuhkan.
“Jika ada distribusi vitamin atau bantuan kesehatan dari Dinas Kesehatan, kami harap bisa disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Iim mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap dampak perubahan cuaca. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan bergizi, dan tetap menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit yang sering muncul saat musim pancaroba.
“Jangan sampai kita lengah. Jaga kesehatan, perhatikan lingkungan, dan tetap waspada agar kita semua bisa melewati musim pancaroba ini dengan aman,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















