PENAJAM, lintasraya.com – Wakil ketua DPRD Balikpapan Budiono Hadiri upacara bendera HUT Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke- 20, Jumat (11/3/2022).
Meskipun berlangsung di tengah kondisi pandemi tidak mengurangi khidmatnya perayaan tersebut.
Selain diawali dengan upacara bendera. Peringatan ini juga dirangkai dengan penyerahan sejumlah penghargaan. Baik dari internal pemerintahan maupun eksternal pemerintahan.
Penyerahan Penghargaan tersebut diberikan langsung Plt Bupati PPU Hamdam Pongrewa.
Disela kegiatan perayaan, Budiono mengucapkan, Dirgahayu untuk kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke-20. Mengusung tema “Bangkit bersama menuju Ibu Kota Nusantara” diharapkan menjadi daerah yang berkembang nantinya.
“Meskipun perayaannya singkat namun sangat berkesan dan khidmat sekali,” kata Budiono.
Jika flashback sejarahnya, Kabupaten PPU dulunya merupakan bagian dari kota Balikpapan. Dengan sebutan Balikpapan seberang dan Kini diusianya ke-20, telah menjadi IKN.
Bahkan kata politisi Partai berlambang Banteng ini menyebut, Balikpapan dan PPU adalah satu bagian yang erat kaitannya. Dibuktikan dengan adanya beberapa kerjasama yang dilakukan. Seperti, pembangunan jembatan Pulau Balang, Perusda Kalimantan Timur dan masih banyak lagi nantinya menyambut IKN. Ada juga wacana supplay air baku dan padi khas PPU.
“Kalau pembangunan infrastruktur itu sudah menjadi bagiannya. Point pentingnya adalah indeks pembangunan SDM nya yang perlu diperhatikan,” jelasnya.
Ke depan, diharapkan tetap memperhatikan kota Balikpapan sebagai mantan induknya. Baik dari sektor kesejahteraan masyarakatnya, kesehatan warganya, pembangunannya dan lainnya.
“Semoga sukses Selalu untuk PPU,” tambahnya.
Dirinya menilai, lima tahun terkahir ini, kabupaten PPU semakin banyak perkembangan terutama dibidang pembangunan infrastruktur. Bisa dibuktikan dengan adanya pembangunan kompleks, perkantoran dan penataan jalan poros. Tapi yang menjadi indeks utama penilaian yaitu, kesejahteraan masyarakatnya.
“Rencananya PPU juga akan membuat waduk, mengingat sumber air bakunya berlimpah. Sementara Balikpapan masih kekurangan air baku. Ini yang diharapkan agar mampu menyuplai ke Balikpapan,” pungkasnya. (*/wan)















