LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – Cabang olahraga (cabor) panahan Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil melampaui capaian target medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Kaltim berhasil membawa pulang 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Di mana, mereka sebelumnya hanya menargetkan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Dikonfirmasi, Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Panahan Indonesia (Peprpani) Kaltim, Haidar Fathoni, bahwa pada kepemimpinan ketua yang saat ini yakni Sutomo Jabir, panahan cukup luar biasa.
“Pengurus Perpani periode dibawah kepemimpinan pak Sutomo Jabir ini telah sukses mencapai prestasi yang sangat luar biasa dan bisa disyukuri,” ungkap Haidar, belum lama ini.
Di mana, target yang dipasang pada periode kepemimpinan Sutomo Jabir ini berfokus dengan mendapatkan satu medali emas.
Satu medali emas ini untuk menutupi kekosongan dua medali emas di PON Jawa Barat (Jabar) 2016 dan PON Papua tahun 2021 lalu.
“Dibalik itu, bukan hanya dari pengurus saja sebetulnya. Tapi ini juga semangat dari tim pelatih, yang juga mau sama-sama bekerja, menerapkan yang sudah mereka persiapkan untuk atlet,” tuturnya.
“Dan tidak lepas juga dari program Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ini sangat lebih dari cukup seharusnya,” lanjutnya.
Sehingga, terlepas dari kekurangan atau dirasa masih belum sempurna, menurut Haidar Perpani sendiri sangat berterima kasih pada Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) selama 6 bulan itu yang sudah dipersiapkan oleh KONI.
“Terlepas juga dari anggaran kegiatan untuk yang lain-lain, supplay, msalah try out dan training camp. Itu training camp kan juga salah satu program pengprov yang juga diakomodir oleh KONI,” jelasnya.
Apalagi selama enam bulan berlatih, ternyata pengprov bisa melihat hasil dari Pelatda ini. Menurutnya, adanya pelatda yang panjang ini cukup memuaskan bagi Perpani Kaltim.
“Tapi diberi lagi tambahan untuk training camp di Yogyakarta selama 7 hari, kebetulan kami melawan squad utamanya Yogya yang berlaga di PON,” imbuhnya.
Dari training camp inilah, Haidar bersama kepengurusan Perpani Kaltim menilai dan berani memasang target emas di PON lalu.(*/ADV/arn/wan)















