LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan menggelar rapat paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Murni 2025 pada Selasa (1/10/2024) di Gedung Parkir Klandasan, Balikpapan Kota.
Ketua sementara DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memaparkan tahapan penting dalam proses penyusunan anggaran tahun 2025 serta menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2024.
Dalam rapat tersebut, Alwi menyampaikan bahwa penetapan APBD-P 2024 memungkinkan beberapa kegiatan yang sempat tertunda untuk segera dilaksanakan. “Dengan pengesahan perubahan APBD-P 2024, kita sudah bisa mulai melaksanakan kegiatan hingga akhir Desember. Proyek yang tertunda harus segera diselesaikan,” kata Alwi.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan kantor DPRD yang baru mencapai 30%. Alwi berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu tanpa perpanjangan kontrak.
“Kami berharap tidak ada perpanjangan waktu. Proyek harus selesai sesuai target,” tegasnya.
Mengenai RAPBD 2025, Alwi menjelaskan bahwa pembahasan masih berlanjut dan akan melalui beberapa tahapan, termasuk tanggapan fraksi dan jawaban dari Wali Kota.
“Prosesnya panjang, kami masih harus melakukan pengecekan dan penyesuaian terkait nominal anggaran,” ujar Alwi.
Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan angka RAPBD 2025 agar tidak terjadi kesalahan informasi, dan memastikan bahwa anggaran yang diusulkan tepat dan realistis.(*/Wan)















