LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Pemeriksaan IVA Test di Puskesmas Gunung Bahagia menemukan puluhan kasus positif sepanjang tahun berjalan. Meski jumlahnya tidak mencapai ratusan, temuan ini dinilai signifikan karena berkaitan langsung dengan risiko kanker serviks.
Rif’atin Nuzuliana, bidan puskesmas Gunung Bahagia mengungkapkan bahwa hasil positif bukan berarti langsung didiagnosis kanker.
“Kalau IVA positif, kita curiga ada kelainan. Tapi untuk memastikan, pasien harus menjalani pap smear di rumah sakit,” jelasnya, Senin (1/12/2025).
Puskesmas melakukan rujukan internal terlebih dahulu ke dokter puskesmas sebelum pasien diarahkan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
“Kita kasih hasil pemeriksaan ke dokter konsultan, kemudian pengobatannya ditangani di dokter sini. Kalau perlu pemeriksaan lebih detail, baru kita rujuk ke rumah sakit,” terangnya.
Ia menekankan bahwa temuan kasus IVA positif ini justru menunjukkan semakin banyak perempuan yang mulai memeriksakan diri sejak awal.
“Dari Januari sampai sekarang ada puluhan kasus. Ini artinya kesadaran masyarakat meningkat,” katanya.
Puskesmas berharap semakin banyak perempuan melakukan pemeriksaan rutin agar kanker serviks dapat dicegah sejak dini.(*/ADV/puskesmas Gunung Bahagia)















