LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Sepinggan mengumumkan hasil penimbangan serentak balita pada Oktober 2025 yang diikuti tiga kelurahan, yakni Sepinggan Raya, Sepinggan Baru, dan Sepinggan. Dari total 4.535 balita di wilayah kerja tersebut, sebanyak 3.767 anak (83%) tercatat mengikuti penimbangan melalui Posyandu maupun sweeping ke rumah-rumah.
Dari hasil tersebut, sekitar 16% atau 738 balita terdeteksi mengalami kondisi stunted, yaitu tinggi badan tidak sesuai dengan usia, berdasarkan pemeriksaan antropometri oleh kader. Angka ini masih dalam batas indikator nasional yang tidak boleh melebihi 19%.
Namun, nutrisionis Puskesmas Sepinggan Neny Nur Astuti, S.Tr.Gz menegaskan bahwa stunted berbeda dengan stunting.
“Kalau stunting itu diagnosis dokter spesialis anak, termasuk pemeriksaan faktor penyerta seperti kelainan kromosom atau penyakit bawaan. Sementara stunted ini baru indikasi dari hasil ukur tinggi badan dibanding umur,” jelas Neny.
Menurut Neny, angka 16% tersebut sedang dalam proses verifikasi ulang. Hal ini dilakukan karena sebagian balita baru pertama kali ditimbang, sehingga kemungkinan ada ketidaktepatan ukur.
“Kader sedang melakukan pengukuran ulang. Kadang anak menangis atau kader terburu-buru, jadi hasilnya bisa kurang tepat. Kami pastikan data yang masuk benar-benar valid,” ujarnya.
Dari total balita yang masuk kategori risiko, sebanyak 38 anak telah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis anak (DSA).
“Sebagian besar memang memiliki penyakit penyerta seperti jantung bocor atau sindrom tertentu. Sisanya hanya memiliki postur tubuh kecil tapi bukan stunting,” kata Neny.
Neny menjelaskan peningkatan jumlah balita yang terdeteksi stunted bukan semata karena kasus meningkat, tetapi karena cakupan penimbangan kini jauh lebih tinggi.
“Biasanya tiap bulan yang datang hanya 30–40% saja. Tapi Oktober kemarin mencapai 83%. Jadi anak-anak yang sebelumnya tidak pernah nimbang sekarang muncul semua datanya,” jelasnya.
Sebanyak 17% balita belum melakukan penimbangan karena berbagai faktor seperti pindah domisili atau sedang berada di luar kota.(*/ADV/puskesmas Sepinggan)















