LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Inovasi layanan publik di Puskesmas Manggar terus berkembang melalui hadirnya SIMPLE DUMAS (Sistem Pengaduan Masyarakat), sebuah kanal resmi yang memudahkan warga menyampaikan keluhan, kritik, maupun saran terkait pelayanan kesehatan.
Kehadiran sistem ini menjadi bukti komitmen puskesmas dalam meningkatkan mutu layanan berbasis transparansi dan keterbukaan.
Kepala UPTD Puskesmas Manggar, drg. Ida Kurniati, menyampaikan bahwa SIMPLE DUMAS awalnya menerima cukup banyak laporan dari masyarakat, terutama pada masa transisi perubahan sistem.
Namun, seiring perbaikan dan penataan ulang alur pelayanan, jumlah pengaduan terus menurun secara signifikan.
“Saat awal berjalan memang ada beberapa pengaduan. Tapi sekarang hampir tidak ada lagi. Ini menandakan kualitas pelayanan kita terus membaik,” ungkap drg. Ida, Sabtu 22 November 2025.
SIMPLE DUMAS tidak hanya menjadi kotak saran digital, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi manajemen.
Setiap masukan dianalisis dan ditindaklanjuti untuk memastikan perbaikan berkelanjutan di berbagai lini pelayanan.
Untuk mendukung keteraturan administrasi, Puskesmas Manggar juga memaksimalkan penggunaan aplikasi e-Puskesmas.
Melalui sistem ini, pencatatan rekam medis, alur pasien, hingga laporan pelayanan menjadi lebih tertata, memudahkan tenaga kesehatan dalam memonitor kebutuhan pasien.
Dengan kombinasi inovasi antrean digital dan SIMPLE DUMAS, puskesmas berhasil membentuk ekosistem pelayanan yang lebih responsif.
Sebagian besar pasien kini dapat merasakan proses yang lebih cepat, tertib, dan minim hambatan.
Puskesmas Manggar menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Melalui SIMPLE DUMAS, setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memberi masukan demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi fasilitas kesehatan lain untuk memperkuat transparansi dan kemudahan akses bagi pasien. (*/ADV/jan)















