KUKAR, lintasraya.com – Pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi tulang punggung ekonomi Kutai Kartanegara, dengan pemerintah memprioritaskan sektor ini sebagai penyokong ekonomi. Namun, masih ada tantangan yang dihadapi oleh sebagian petani.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen kuat untuk mendukung sektor pertanian dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 700 miliar.
Peran penting Kukar sebagai lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengungkapkan bahwa anggaran ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Kukar dan akan digunakan untuk berbagai keperluan petani.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik pupuk, infrastruktur pertanian, embung, dan kebutuhan petani lainnya, sebagai upaya menjawab kebutuhan petani di Kukar.
Program bantuan kepada petani akan terus berlanjut, seiring dengan komitmen pemerintah dalam mendukung potensi pertanian di Kukar. Petani diminta untuk mengajukan proposal bantuan guna mengetahui kebutuhan yang diperlukan.
Pemkab Kukar telah melakukan berbagai upaya modernisasi pertanian, termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian.
Jaringan irigasi yang dibangun di lima kawasan pertanian terpadu di enam kecamatan berbeda di Kukar akan membantu mengatasi masalah petani padi sawah yang kesulitan mengairi sawah saat musim tanam, serta mendukung peningkatan produksi pertanian dengan mengatur pasokan air untuk tanaman padi sawah.
Dengan total luas lahan pertanian terpadu mencapai 7.628 hektare, Kukar memperlihatkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah.(*/ADV/diskominfo kukar)















