Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

admin by admin
23 Juni 2026
in EKONOMI
44 1
0
Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

Workshop enterpreneurship.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Balikpapan terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Entrepreneurship 2026 yang diikuti 100 pelaku UMKM dari Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Paser, hingga wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Mengusung tema “Akselerasi UMKM Naik Kelas: Memperkuat Fondasi Bisnis, Strategi Pasar, serta Inovasi Produk untuk Mendorong Pengembangan Usaha Secara Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026 itu menjadi wadah peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, mulai dari keterbatasan pola pikir kewirausahaan, kapasitas manajerial, inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, hingga akses pasar dan pembiayaan,” ujar Robi.

Menurutnya, tantangan tersebut menjadi alasan utama Bank Indonesia Balikpapan menghadirkan Workshop Entrepreneurship sebagai langkah nyata untuk mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam dua kelompok pembelajaran. Kelas Fondasi Usaha ditujukan bagi UMKM yang masih dalam tahap merintis dan mengembangkan bisnis, sedangkan Kelas Akselerasi Usaha diperuntukkan bagi pelaku usaha yang telah berkembang dan tengah memperluas pasar.

Peserta Kelas Akselerasi mendapatkan materi terkait kesiapan ekspor (export readiness), strategi membangun model bisnis internasional, optimalisasi storytelling dalam pemasaran digital, analisis tren pasar, hingga strategi pembiayaan dan peningkatan nilai transaksi. Sementara itu, peserta Kelas Fondasi dibekali kemampuan dasar pengelolaan usaha, pemasaran digital, teknologi kemasan, manajemen operasional, strategi pembiayaan, dan penyusunan model bisnis.

Sebagai bentuk pendekatan yang lebih aplikatif, seluruh peserta diwajibkan menyusun Business Model Canvas (BMC) yang kemudian dipresentasikan dan mendapatkan masukan langsung dari para narasumber. Hasil penyusunan BMC tersebut juga menjadi bagian dari kompetisi pengembangan usaha yang akan memperoleh apresiasi dari Bank Indonesia Balikpapan.

“Melalui pendekatan BMC, peserta dapat lebih mudah mengidentifikasi tantangan usaha, menyusun strategi bisnis yang lebih terarah, serta mempersiapkan ekspansi pasar dan pengembangan usaha ke depan,” jelas Robi.

Workshop ini menghadirkan praktisi UMKM sukses yang telah menembus pasar ekspor. Mereka adalah Nurdini Prihastiti, Founder Dama Kara asal Jawa Barat yang bergerak di bidang ready to wear, serta Sri Astutik, Founder dan CEO PT Sari Bhuwana Nusajaya (Aranaspice) dari Jawa Timur yang sukses mengembangkan produk rempah alami ke pasar global.

Selain diikuti UMKM binaan Bank Indonesia, peserta juga berasal dari rekomendasi pemerintah daerah di Balikpapan, PPU, dan Paser, Otorita IKN, serta sejumlah korporasi. Kegiatan ini turut melibatkan pondok pesantren binaan Bank Indonesia yang memiliki unit usaha produktif sebagai bagian dari penguatan kemandirian ekonomi pesantren.

Workshop Entrepreneurship menjadi bagian dari rangkaian Road to Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026, yang terintegrasi dengan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Ke depan, Bank Indonesia Balikpapan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Otorita IKN, korporasi, lembaga pembiayaan, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan ekosistem UMKM yang semakin tangguh, adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(*/Wan)

Tags: BI Balikpapan
admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 136 Followers
  • 24k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

23 Juni 2026
DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

Cegah Kebocoran PAD, DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Properti

22 Juni 2026
Antisipasi Ancaman Tsunami, DPRD Balikpapan Minta Mitigasi Diperkuat

Antisipasi Ancaman Tsunami, DPRD Balikpapan Minta Mitigasi Diperkuat

22 Juni 2026
DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

22 Juni 2026

Recommended

Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

Dorong UMKM Naik Kelas, 100 Pelaku Usaha Digembleng Perkuat Daya Saing

23 Juni 2026
502
DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

Cegah Kebocoran PAD, DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Properti

22 Juni 2026
503
Antisipasi Ancaman Tsunami, DPRD Balikpapan Minta Mitigasi Diperkuat

Antisipasi Ancaman Tsunami, DPRD Balikpapan Minta Mitigasi Diperkuat

22 Juni 2026
504
DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

DPRD Balikpapan Genjot Pengawasan Pajak, Tapping Box Ditambah Tahun Depan

22 Juni 2026
504
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat