Lintasraya.com, BALIKPAPAN – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Mahfud MD, menyebut Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu daerah yang memiliki Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tertinggi.
Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam diskusi bersama sejumlah instansi diantaranya KPU, Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian terkait penegakan sentra hukum terpadu (Gakkumdu) dalam tindak pidana Pemilu di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (20/6/2023).
“Kita pilih Kaltim untuk kegiatan diskusi ini karena memiliki indeks kerawanan pemilu yang tinggi. Itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Bawaslu,” kata Mahfud MD.
Melalui diskusi ini, pemerintah ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat, partai politik, penyelenggara Pemilu dan juga penegak hukum, bahwa Pemilu dari waktu ke waktu harus semakin baik.
Oleh karena itu, penegakan hukum dalam tindak pidana Pemilu yang jumlahnya ada dalam 66 Pasal bisa ditegakkan. Sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 bisa lebih baik dibandingkan Pemilu sebelumnya.
“Kita harus terus maju. Belajar dari pengalaman masa lalu untuk memperbaiki masa depan. Masalah kecurangan pemilu tidak hanya terjadi di perbatasan, di mana-mana bisa terjadi. Bentuk pelanggarannya itu bisa bermacam-macam, seperti pemalsuan dokumen, politik uang dan lainnya,” pungkasnya. (jan)















